KETIK, HALMAHERA SELATAN – Wajah Pasar Baru Babang, Kecamatan Bacan Timur, bersiap memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan merancang penataan kawasan itu pada 2027, mencakup pembenahan dermaga hingga penataan ulang Pasar Ikan.

Dermaga tersebut diproyeksikan menopang mobilitas penumpang dan memperkuat jalur transportasi laut antara Babang dan Ternate. Sementara itu, pembenahan Pasar Ikan disiapkan untuk menghadirkan ruang niaga yang lebih nyaman bagi nelayan maupun pedagang.

Rencana itu disampaikan Sekretaris Daerah Halmahera Selatan, Dr. Abdillah Kamarullah, S.E., M.M., kepada awak media di Kantor Bupati Halmahera Selatan, Rabu 23 September 2026.

Abdillah menjelaskan, letak dermaga di kawasan Pasar Baru menyimpan potensi untuk dikembangkan sebagai titik kedatangan angkutan laut dari Ternate. Dalam skema yang tengah dibahas, kapal yang bertolak dari Pelabuhan Babang menuju Ternate diharapkan dapat merapat di Pasar Baru ketika kembali ke Bacan.

Gagasan tersebut, kata dia, masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Pemkab Halmahera Selatan terlebih dahulu harus membenahi fisik dermaga, kemudian berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait sebelum fasilitas itu dapat dimanfaatkan.

Baca Juga:
Cegah Kekerasan dari Desa, GOW Halsel Libatkan Para Da’i

Menempatkan keselamatan pelayaran sebagai pijakan, Abdillah menyebut pembenahan struktur tambatan sebagai syarat awal sebelum armada laut dapat merapat.

“Dermaganya harus diperbaiki dulu, karena kondisinya belum layak untuk kapal bersandar,” kata Abdillah.

Setelah pekerjaan fisik dilakukan, pemerintah daerah akan menyiapkan tahapan berikutnya, termasuk mengajukan rencana pemanfaatan dermaga kepada instansi yang berwenang. Karena seluruh proses itu masih berjalan, fungsinya sebagai titik sandar belum dapat dipastikan.

Penataan kawasan tidak berhenti di tepian laut. Pemkab Halmahera Selatan juga memasukkan Pasar Ikan ke dalam agenda pembenahan 2027 sebagai tindak lanjut atas aspirasi nelayan dan pedagang yang menginginkan tempat berjualan lebih nyaman serta representatif.

Baca Juga:
Wabup Helmi Hadiri FEKDI 2026, Digitalisasi Jadi Jembatan Layanan Halmahera Selatan

Meski Pasar Baru telah diresmikan Bupati Halmahera Selatan beberapa bulan lalu, kawasan tersebut masih membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung. Salah satu titik yang dinilai perlu dibenahi ialah bangunan Pasar Ikan.

Fasilitas sebelumnya dianggap belum berfungsi optimal. Bentuk bangunan yang terlalu tinggi, ruang yang relatif tertutup, serta aliran hawa yang kurang baik membuat desainnya perlu disesuaikan dengan aktivitas jual-beli ikan.

Beranjak ke sentra niaga hasil laut, Abdillah menerangkan rancangan bangunan bakal dibenahi tahun depan. Fokusnya ialah memperluas bukaan supaya aliran hawa di ruang jual-beli kian lancar.

“Pada 2027 akan mulai ditata kembali sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan memperbaiki bagian jendela agar sirkulasi udara lebih terbuka,” ujar Abdillah.

Pemkab Halmahera Selatan menyiapkan penataan dermaga dan Pasar Ikan untuk memperkuat peran Pasar Baru Babang sebagai pusat aktivitas warga, perdagangan, dan konektivitas laut. Menurut Abdillah, pelaksanaannya tetap ditentukan oleh kesiapan fasilitas, hasil pembahasan, serta koordinasi lanjutan dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait.