Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

Jurnalis: Aris Erwandi
Editor: Mustopa

3 Apr 2026 15:34

Thumbnail Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, memimpin forum Rembuk Akur di Kantor Bupati Gresik guna memperkuat standar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto: Humas Pemkab Gresik)

KETIK, GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG untuk menjaga kualitas program dan mengawasi 132 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut, di mana 112 dapur di antaranya telah beroperasi.

Langkah ini diperkuat melalui forum Rembuk Akur Menuju Gresik Maju di Lantai 4 Kantor Bupati Gresik, Kamis 2 April 2026, sebagai ruang konsolidasi untuk menyamakan standar pelaksanaan di lapangan.

​Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa Rembuk Akur dirancang sebagai forum diskusi dua arah yang terbuka, guna memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap arah dan standar pelaksanaan MBG.

​“Ini bukan sekadar forum penyampaian, tapi ruang bersama untuk menyamakan persepsi. Pemerintah daerah, mitra, SPPG, hingga pengawas harus berada dalam satu frekuensi,” ujarnya.

Baca Juga:
SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

​Satgas MBG yang telah dibentuk tersebut berperan dalam pengawasan dan pengendalian pelaksanaan di lapangan, serta memiliki kewenangan memberikan rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap dapur yang tidak memenuhi standar.

​“Kalau sudah sesuai, kita apresiasi. Tapi kalau tidak, bisa kita rekomendasikan untuk evaluasi bahkan penutupan. Ini bagian dari komitmen menjaga standar,” tegas Alif.

​Saat ini, terdapat sekitar 132 dapur MBG di Kabupaten Gresik, dengan 112 dapur telah beroperasi dan sisanya dalam tahap persiapan.

Seiring dinamika kebijakan nasional, Wabup Alif menekankan bahwa pelaksanaan MBG kini berfokus pada penguatan kualitas secara menyeluruh, termasuk kualitas makanan, tata kelola keuangan, hingga manajemen operasional yang akuntabel.

Baca Juga:
Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

​Sejumlah standar utama yang ditekankan meliputi kepatuhan terhadap harga bahan pangan, pemenuhan standar gizi, higienitas dan keamanan pangan, hingga pengelolaan limbah.

Dalam hal ini, Pemkab Gresik juga membuka ruang kolaborasi bagi dapur yang belum memiliki fasilitas pengolahan limbah memadai.

​“Pemerintah daerah hadir untuk mendampingi. Yang penting, seluruh proses tetap memenuhi standar dan tidak berdampak pada lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchammad Zaifuddin, menegaskan bahwa DPRD menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

Ia mengungkapkan, salah satu tantangan utama adalah masih lemahnya komunikasi antar unsur pelaksana di tingkat dapur, yakni Kepala SPPG, mitra, tim akuntansi, dan agen.

​“Empat unsur ini adalah kunci. Kalau komunikasinya tidak baik, maka pelaksanaan di lapangan juga akan bermasalah,” tegas Zaifuddin.

​Ia juga menyoroti perlunya konsistensi penerapan standar menu di lapangan serta pentingnya respons cepat terhadap aduan masyarakat melalui media sosial seiring tingginya dinamika informasi di ruang publik.

​Di sisi teknis, Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Gresik, Syahrir Mujib, menjelaskan bahwa pelaksanaan program mengacu pada regulasi dan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional, dengan cakupan penerima manfaat mulai dari peserta didik hingga kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

​Ia memaparkan sejumlah tantangan di lapangan, di antaranya perbedaan harga bahan baku antar wilayah, khususnya di kawasan kepulauan, tingkat konsumsi ikan yang masih rendah, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme distribusi.

​“Kurangnya informasi sering memicu perbandingan antar dapur. Maka transparansi dan komunikasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

​Menutup kegiatan, Wakil Bupati Gresik kembali menegaskan bahwa penguatan standar akan terus diiringi dengan pengawasan yang konsisten, termasuk kewajiban setiap dapur MBG memenuhi standar laik higienis sanitasi (SLHS) maksimal tiga bulan sejak mulai beroperasi.

​“Sejak dapur mulai berjalan, ada batas waktu tiga bulan untuk memenuhi SLHS. Kalau tidak terpenuhi, pasti disuspensi. Ini bagian dari penegakan standar agar kualitas program tetap terjaga,” tegasnya.

​Wabup Alif menambahkan, kebijakan tersebut telah diterapkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh dapur MBG di Gresik berjalan sesuai ketentuan agar dapat berjalan optimal.(*) 

Baca Sebelumnya

Waspada! DPRD Jatim Ingatkan Ancaman El Nino 2026, Kemarau Bisa Capai 8 Bulan

Baca Selanjutnya

Penerbitan Visa Haji 2026 Hampir Rampung, Kemenhaj Jatim Sebut Proses Berjalan Lancar

Tags:

Wabup Gresik Rembuk akur Makan bergizi gratis Pemkab Gresik

Berita lainnya oleh Aris Erwandi

Laka Maut di Doudo Panceng Salip Truk, Dua Orang Meninggal Dunia

18 April 2026 09:20

Laka Maut di Doudo Panceng Salip Truk, Dua Orang Meninggal Dunia

Polres Gresik Bongkar Penimbunan 17.000 Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Ditahan

17 April 2026 10:00

Polres Gresik Bongkar Penimbunan 17.000 Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Ditahan

Rombongan Gawagis Gresik Sambangi Yogyakarta, Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional XVI

15 April 2026 14:42

Rombongan Gawagis Gresik Sambangi Yogyakarta, Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional XVI

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

7 April 2026 19:02

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

30 Maret 2026 15:03

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

24 Maret 2026 15:31

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend