Pembentukan Karakter Siswa di Era Netizen

Editor: Mustopa

4 Jan 2025 21:36

Thumbnail Pembentukan Karakter Siswa di Era Netizen
Oleh: Eko Mulyono*

Pemerintah Indonesia sekarang dengan Menteri Pendidikan yang baru yaitu Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., mempunyai visi dan misi untuk mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045. 

Melalui dunia Pendidikan generasi emas ini dibentuk menciptakan SDM yang unggul melalui delapan karakter utama bangsa, yaitu religius, bermoral, sehat, cerdas dan kreatif, disiplin dan tertib, mandiri serta bermanfaat.

Pembiasaan lainnya yang dilakukan siswa di antaranya bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Diharapkan pembiasaan tersebut bisa dilaksanakan setiap hari oleh siswa yang nantinya akan mulai diterapkan di awal semester tahun 2025.

Bangun bagi merupakan kebiasaan orang-orang hebat dan sukses, dengan bangun pagi orang akan mendapatkan keberkahan, bangun pagi juga dapat membantu seseorang untuk tidak terburu-buru, mencegah fluktuasi emosi dan stres, meningkatkan produktivitas dan kemampuan otak, meningkatkan mood dalam melaksanakan aktifitas seharian.

Baca Juga:
Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Agama Islam sendiri menyarankan umatnya untuk senantiasa bangun pagi, karena terdapat keberkahan dari Allah, mendapat doa dari malaikat, mendapatkan ampunan Allah, jauh dari sifat malas, mendapat rezeki yang berlimpah, waktu yang baik untuk beribadah, mendapat kemuliaan Allah, memberikan dampak positif untuk Kesehatan, membentuk pribadi yang lebih stabil.

Islam mendukung dan menganjurkan umatnya untuk berolahraga. Olahraga dalam Islam dapat menjadi bagian dari ibadah kepada Allah, dengan tujuan untuk mengharap ridho-Nya. Olahraga juga dapat meningkatkan kualitas hidup, karena dapat melatih disiplin, ketekunan, dan semangat juang. 

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan mental, di antaranya mencegah penyakit jantung dan stroke, mengendalikan kadar gula darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, menjaga berat badan tetap ideal, memperbaiki suasana hati, menumbuhkan rasa percaya diri, mengatasi stres.

Makan sehat dan bergizi berarti mengonsumsi makanan yang halal dan baik, serta menjaga pola makan yang seimbang. Tidak hanya sehat dan bergizi tapi makanan harus halal dan thoyyib. 

Baca Juga:
Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Islam menganjurkan umatnya untuk mengonsumsi makanan yang halal dan thoyyib (baik). Makanan yang haram, seperti daging babi, bangkai, darah, dan khamar, harus dihindari. 

Mengonsumsi berbagai jenis makanan agar mendapatkan nutrisi yang seimbang. Kombinasi buah, sayur, daging, dan biji-bijian dapat menciptakan pola makan yang sehat. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk makan secara tenang dan menikmati makanan. 

Dengan makan perlahan, tubuh akan memiliki waktu untuk mencerna makanan dengan baik, dan mencegah makan berlebihan. Makanan hasil laut, seperti ikan, udang, cumi, dan kerang, sangat baik untuk dikonsumsi dan mengandung nilai gizi tinggi.

Perintah membaca dalam Islam tercantum dalam Al-Qur'an, tepatnya dalam surat al-Alaq yang merupakan surat pertama yang diturunkan. Kata "iqra'" yang terdapat dalam surat al-Alaq berarti "bacalah".

Gemar membaca dan belajar memiliki banyak keutamaan, di antaranya mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, belajar akan menyucikan jiwa dan melerai perselisihan, belajar akan membuat orang terhindar dari kekafiran, mendapat derajat yang tinggi, dimudahkan jalan menuju surga.

Bermasyarakat diartikan sebagai hidup berdampingan secara damai dan harmonis sesuai dengan aturan atau kebiasaan di suatu masyarakat. Hidup bermasyarakat dengan saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, serta menjauhi tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.

Saling menjaga perasaan, tidak iri, tidak mudah terprovokasi, dan tidak merendahkan saudara yang memiliki keterbatasan. Memiliki adab yang baik, mempunyai peran besar dalam mempengaruhi perilaku seseorang untuk menjalani kehidupan bersosial.

Tidur lebih awal dianggap lebih berkualitas dan dapat membuat wajah tampak lebih cerah dan sehat. Selain itu tidur di awal malam akan mudah untuk bangun lebih pagi, untuk mempersiapkan aktivitas yang akan dijalani keesokan harinya.

Visi misi pendidikan tersebut tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari orang tua, pendidik atau guru dan Masyarakat mempunyai peranan penting untuk membimbing agar mudah menerapkan pembiasaan-pembiasaan dengan penuh kesadaran (mindfulness), bermakna (meaningful), dan membuat senang (joyful).

*) Eko Mulyono, M.Pd merupakan Guru SDN Metesih 03 Jiwan Madiun sekaligus Mahasiswa S3 Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

***) Karikatur by Rihad Humala/Ketik.co.id

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

  • Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id.
  • Berikan keterangan OPINI di kolom subjek
  • Panjang naskah maksimal 800 kata
  • Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP
  • Hak muat redaksi.(*)

Baca Sebelumnya

Lima Hari Pencarian, Tiga Nelayan Cilacap Hilang Kontak Belum Ditemukan

Baca Selanjutnya

Mantan Ketua MUI Kota Serang Ikut Seleksi Ketua DKM Masjid Agung Ats-Tsauroh

Tags:

opini Karakter Siswa

Berita lainnya oleh Mustopa

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar