KETIK, CILACAP – Pembelajaran Sekolah Rakyat yang dibangun di wilayah Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, akan dibuka pada akhir Agustus 2026.
Penjabat Sekda Cilacap, Annisa Fabriana mengatakan, kegiatan pembelajaran dijadwalkan akan dimulai pada 31 Agustus 2026.
"Sekolah unggulan terintegrasi ini, siap melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak pada 31 Agustus 2026," ujar Annisa, Jumat 28 Agustus 2026.
Ia mengungkap, mulai fisik, sarana prasarana hingga rekrutmen siswa, kepala sekolah, dan guru sudah dipersiapkan.
"Insyaallah besok hari Senin, zoom dengan Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Menteri Sosial yang akan hadir di Majenang, kita akan memulai pembelajaran di sekolah rakyat, mohon doanya," katanya.
Baca Juga:
Karnaval Mobil Hias HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Cilacap, Ajang Kreativitas dan Jiwa PatriotismeSementara untuk progres pembangunan SR sendiri, saat ini mencapai 96 persen lebih. Terutama prasarana yang nanti langsung digunakan untuk aktifitas belajar siswa-siswi di sekolah rakyat tersebut
"Ruang kelas sudah terselesaikan semua, ada empat kelas untuk SLTA/SMA, empat kelas untuk SMP, dan satu kelas untuk SD. Termasuk seluruh kebutuhan, rekrutmen juga sudah terpenuhi semua," ungkap Annisa.
Pihaknya merinci masing-masing kelas nantinya diisi 30 orang, dengan total 270 siswa. Namun demikian, kelas untuk SD belum terpenuhi semuanya.
"Jadi yang satu kelas untuk SD itu belum terpenuhi semua, dan ini menjadi sebuah tantangan bagi kita, bahwa ternyata untuk boarding school, sekolah rakyat bagi SD masih memerlukan kajian," terangnya.
Baca Juga:
Peluang Strategis Tingkatkan PAD, DPRD Cilacap Dorong Pemkab Kembangkan Potensi Nusakambangan untuk WisataAnnisa berharap sekolah rakyat di Cilacap sesuai dengan harapan Presiden, dimana memutus rantai kemiskinan.
"Salah satu syarat agar bisa bersekolah di sekolah rakyat ini notabenya adalah warga miskin, tidak mampu, dan disana akan diberi fasilitas agar menjadi generasi bangsa yang berkualitas," katanya.
Sekda Annisa menegaskan, seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan siswa di sekolah rakyat, nantinya ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
"Ini adalah program pemerintah pusat, dan khususnya di Kemensos RI. Untuk biaya seluruhnya ditopang oleh pemerintah pusat," terangnya.
Lebih lanjut, masyarakat Cilacap patut bersyukur karena Kabupaten Cilacap mendapat program Sekolah Rakyat dari jumlah 109 sekolah yang ada di Indonesia. (*)