KETIK, MALANG – Lapas Perempuan Kelas IIA Malang melakukan bakti sosial ke Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih 'KNDJH' Malang pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus memberikan dukungan material dan moril kepada para lansia.
Berbagai bantuan turut disalurkan mulai dari paket sembako, kebutuhan pokok, maupun perlengkapan logistik harian untuk menunjang operasional yayasan.
Perwakilan Pejabat Struktural Lapas Perempuan Malang, Yanthi, menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus mempererat tali silaturahmi.
"Kegiatan ini adalah pengingat bagi kami semua bahwa di luar sana masih banyak saudara-saudara kita, terutama para orang tua di panti jompo ini, yang memerlukan uluran tangan dan kasih sayang," ujarnya usai kegiatan.
Baca Juga:
Perkuat Struktur Organisasi, Lapas Perempuan Malang Sambut 3 Pejabat BaruMenurutnya, Lapas Perempuan Malang memiliki tanggung jawab sosial instansi kepada masyarakat di lingkungan sekitar. Pemasyarakatan tak hanya fokus pada pembinaan di dalam blok hunian, namun juga memberikan dampak positif terhadap masyarakat secara luas.
“Kami berharap bantuan sembako ini dapat memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan beban operasional di Yayasan Peduli Kasih. Semoga kehadiran kami di sini juga bisa memberikan semangat serta kebahagiaan,” lanjutnya.
Kegiatan tersebut juga mendapatkan sambutan hangat dari Yayasan Peduli Kasih. Salah satu pengurus, Firli, turut memberikan apresiasi kepada keluarga besar Lapas Perempuan Malang.
Menanggapi sambutan dan bantuan yang diberikan, perwakilan dari Yayasan Peduli Kasih, Firli, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Lapas Perempuan Malang.
Baca Juga:
Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi"Perhatian yang diberikan hari ini sangat berarti bagi kami di yayasan. Bantuan sembako ini tentu akan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi harian orang tua kami di sini," ungkapnya.
Tak hanya itu, kehadiran jajaran Lapas Perempuan Malang juga memberikan dampak positif terhadap psikologis para lansia. Menurutnya, kegiatan tersebut juga memberikan pengakuan bahwa lansia masih mendapatkan tempat di hati masyarakat.
“Kegiatan ini telah memberikan kebahagiaan psikologis bagi para lansia. Mereka merasa senang karena masih ada yang menjenguk dan mempedulikan kondisi mereka," tutupnya.(*)