Pedagang Takjil di Kota Malang Diminta Tertib, Pembeli Dilarang Drive Thru

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

28 Feb 2025 15:15

Thumbnail Pedagang Takjil di Kota Malang Diminta Tertib, Pembeli Dilarang Drive Thru
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Hadirnya pasar takjil selama Ramadhan di beberapa titik di Kota Malang menjadi potensi pemicu kemacetan. Dishub Kota Malang mengimbau agar pedagang takjil dan juga masyarakat dapat tertib. 

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan jika mengacu pada ketentuan yang berlaku, badan jalan tidak diperbolehkan untuk berjualan. 

"Kalau sesuai ketentuan, tidak diperbolehkan menggunakan badan jalan selain kepentingan lalu lintas. Tetapi pada momen Ramadhan, aktivitas seperti itu sedikit kami maklumi," ujar Widjaja, Jumat, 28 Februari 2025. 

Kendati demikian, ia mengimbau agar aktivitas jual beli tidak sampai mengganggu arus lalu lintas. Begitu pula dengan masyarakat yang ingin membeli takjil, ditegaskan agar tidak menggunakan cara drive thru. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Masalahnya dari dulu adalah pedagang dan pembeli tidak kooperatif. Pembeli ada yang drive thru, gak mau turun dari kendaraannya. Seharusnya kan parkir dulu, baru jalan membeli takjil. Begitu pula pedagangnya juga tetap melayani pembeli yang seperti ini," ucapnya.

Perilaku tersebut menurut Jaya menjadi biang kerok kemacetan. Terlebih berdagang bukanlah kepentingan lalu lintas, sedangkan pedagang dan pembeli bukan satu-satunya pengguna jalan. 

"Tetapi prinsipnya jangan sampai mengganggu arus lalu lintas. Kami berkoordinasi dengan stakeholder untuk mengurangi tingkat kepadatan volume kendaraan yang disebabkan transaksi jual beli di beberapa kegiatan pasar takjil," katanya. 

Jaya menyebutkan beberapa titik yang biasa digunakan sebagai pasar takjil dan memicu kemacetan. Mulai dari Jalan Sulfat, Jalan Surabaya, Jalan Kolonel Sugiono atau Mergosono. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Sedangkan untuk pasar takjil di Jalan Soekarno Hatta (Soehat) kini sudah tidak diperkenankan untuk berjualan di badan jalan. Sejak beberapa bulan yang lalu, seluruh PKL yang biasa memenuhi badan jalan telah direlokasi ke dalam Taman Krida Budaya. 

"Berdasarkan hasil koordinasi sementara ini, di Soekarno-Hatta pedagang takjil harus masuk ke dalam Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ). Jadi tidak boleh berjualan di pinggir jalan dengan menggunakan badan jalan," jelasnya. 

Jaya pun meminta kerja sama dari berbagai pihak untuk turut andil dalam penertiban pasar takjil selama bulan Ramadhan. Termasuk keterlibatan masyarakat, RT, RW, dan perangkat daerah lainnya. 

"Kalau hanya Dishub saja tidak akan mampu. Meskipun memang kami bertugas untuk menertibkan penggunaan badan jalan yang menyalahi aturan. Nanti penataannya akan menyusul. Sekali lagi ini adalah pembiasaan baik, berperilaku baik," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Lowongan Kerja S1 di RS Citra Medika Sidoarjo Jatim, Posisi Kanit Humas dan Pemasaran

Baca Selanjutnya

Lahan Sawah Susut 6.977 Hektare, DPRD: Pemkab Malang Jangan Seremonial Saja!

Tags:

Pasar Takjil Kota Malang kemacetan Dishub Kota Malang Penjual Takjil Drive thru ramadhan Kuliner Ramadhan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar