PDI Perjuangan Tutup Rakernas, Jamaluddin Idham Ungkap 8 Tantangan Indonesia

Editor: T. Rahmat

12 Jan 2026 17:13

Thumbnail PDI Perjuangan Tutup Rakernas, Jamaluddin Idham Ungkap 8 Tantangan Indonesia
Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Jamaluddin Idham saat membacakan rekomendasi dalam Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, Senin, 12 Januari 2026. (Foto: HM/Ketik)

KETIK, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan secara resmi membacakan naskah Rekomendasi Eksternal dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta.

Pembacaan rekomendasi tersebut mewakili sikap dan arah politik partai ke depan, yang disampaikan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham. Dalam pemaparannya, Jamaluddin menegaskan bahwa PDI Perjuangan menempatkan agenda politiknya pada upaya menjawab persoalan-persoalan fundamental bangsa melalui identifikasi delapan tantangan utama yang tengah dihadapi Indonesia.

Ia menegaskan, sikap politik PDI Perjuangan tetap berpijak kokoh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945. Politik, menurutnya, harus dipandu oleh ide, imajinasi, etika, serta cita-cita luhur Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri sebagai fondasi perjuangan partai.

"Untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Raya yang diamanahkan oleh Bung Karno dan para pendiri republik, PDI Perjuangan menempatkan etika-moral, keteladanan, dan kebenaran hakiki sebagai pandu perjuangan politik. Kebenaran itu adalah kebenaran ideologis Pancasila; kebenaran konstitusional berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta kebenaran etika yang berpihak kepada Rakyat," kata Jamaluddin saat membacakan rekomendasi Rakernas, Senin, 1 2 Januari 2026.

Baca Juga:
Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya

Lebih lanjut, Jamaluddin menjelaskan bahwa PDI Perjuangan menyadari tantangan ke depan tidaklah ringan. Setidaknya terdapat delapan tantangan besar yang saling berkaitan dan berkelindan satu sama lain. Tantangan tersebut diawali dengan krisis keteladanan dalam kehidupan bernegara akibat penyelewengan etika dan tata perilaku, yang berdampak pada merosotnya kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Selain itu, bangsa Indonesia juga dihadapkan pada bencana dan malapetaka ekologis sebagai konsekuensi dari kesalahan kebijakan tata ruang, konversi hutan yang tidak terkendali, serta industrialisasi ekonomi yang bersifat ekstraktif. Kondisi ini dinilai memperparah kerentanan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Tantangan berikutnya adalah robohnya supremasi hukum yang menyebabkan hukum kehilangan ruh kemanusiaan yang beradab. Persoalan ini diperparah dengan masalah ekonomi sistemik, mulai dari keterbatasan fiskal, penumpukan utang luar negeri, praktik korupsi, hingga gejala deindustrialisasi yang memicu meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan.

PDI Perjuangan juga menyoroti bekerjanya otoritarianisme populis yang dinilai membungkam suara-suara kritis, mengabaikan mekanisme checks and balances, serta membuka ruang terjadinya penyalahgunaan kekuasaan negara atau abuse of power. Di samping itu, terdapat pula pelanggaran prinsip tata kelola pemerintahan yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan aspirasi rakyat.

Baca Juga:
PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

Sebagai tantangan terakhir, Jamaluddin menyinggung dinamika geopolitik global yang memicu bangkitnya kembali neo-otoritarianisme dan neo-imperialisme, yang berpotensi mengancam kedaulatan dan keadilan global.

Seluruh tantangan tersebut, kata Jamaluddin, dijawab melalui tema Rakernas I PDI Perjuangan Tahun 2026, yakni “Satyam Eva Jayate: Di sanalah Aku Berdiri Untuk Selama-lamanya”, yang menegaskan keyakinan partai bahwa kebenaran sejati akan selalu menemukan jalannya untuk menang.

Baca Sebelumnya

Gas Pol Akuntabilitas! Pemkab Bondowoso Resmi Terapkan Aplikasi Akselerasi

Baca Selanjutnya

Tandon Solar Pelaksana Proyek Rehabilitasi Waduk Pacal Bojonegoro Terbakar

Tags:

politik pdi perjuangan Rakernas jamaluddin idham PDI Perjuangan Aceh Sikap Politik Tantangan Indonesia

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

18 April 2026 16:20

Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

17 April 2026 21:09

Sempat Jadi Sorotan, Kini Perum Bulog Blangpidie Gandeng Kilang Padi Lokal

Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya

17 April 2026 20:48

Kolaborasi Safaruddin dan Jamaluddin Idham, KKP Survei Kampung Nelayan Abdya

Soroti Kebijakan Kemitraan, YARA Desak Kanwil Bulog Aceh Copot Pinca Blangpidie

17 April 2026 13:43

Soroti Kebijakan Kemitraan, YARA Desak Kanwil Bulog Aceh Copot Pinca Blangpidie

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

15 April 2026 21:13

Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

Perkuat Kepastian Hukum Tanah, Kantah Abdya Gandeng Kejari dan Kemenag

14 April 2026 14:58

Perkuat Kepastian Hukum Tanah, Kantah Abdya Gandeng Kejari dan Kemenag

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda