KETIK, KENDAL – Memasuki hari pertama Operasi Ketupat Candi 2026, jajaran Polres Kendal langsung tancap gas. Untuk memastikan kenyamanan para pejuang rindu yang pulang ke kampung halaman, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar turun langsung memantau kesiapan personel dan arus lalu lintas di lapangan, Sabtu 14 Maret 2026.
Penyisiran dimulai pukul 10.00 WIB, menyasar sejumlah titik krusial yang diprediksi menjadi pusat kepadatan. Beberapa lokasi yang ditinjau langsung di antaranya Pos Pengamanan Exit Tol Kaliwungu, Pos Pelayanan Rest Area 389 B Wungurejo, dan Pos Pengamanan Exit Tol Weleri.
Bukan sekadar formalitas, AKBP Hendry mengecek dengan detail kesiapan sarana prasarana serta kehadiran personel di setiap pos. Baginya, kehadiran Polri di titik rawan adalah kunci sukses pengamanan tahun ini.
"Kami ingin memastikan seluruh anggota dan sarana pengamanan sudah tergelar sempurna di sepanjang jalur mudik. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh," tegas AKBP Hendry.
Hingga Sabtu siang, pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas mulai mengalami peningkatan volume kendaraan. Meski begitu, situasi masih terpantau lancar dan terkendali.
Di Rest Area 389 B, Kapolres juga menyempatkan diri berdialog dengan petugas untuk memastikan fasilitas publik, seperti tempat istirahat dan pos kesehatan, dalam kondisi siap pakai 24 jam.
Dengan penempatan personel secara maksimal, baik di jalur arteri maupun tol, Polres Kendal berharap dapat meminimalisasi risiko kecelakaan dan kemacetan sedini mungkin.
Operasi Ketupat Candi 2026 ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mengawal tradisi mudik agar tetap menjadi momen yang membahagiakan, sehat, dan selamat sampai tujuan.(*)
