KETIK, MALANG – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang ingin menyulap Pasar Sawojajar menjadi pasar kuliner. Hal tersebut mempertimbangkan ketersediaan area di lantai 2 pasar, cocok untuk dijadikan pusat kuliner.
Kabid Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Ni Luh Eka Wilantari, menjelaskan, lantai 2 Pasar Sawojajar dapat menampung sekitar 30 UMKM. Namun jumlah tersebut bergantung dengan kondisi lapak masing-masing UMKM.
"Sampai ujung sana kan bisa 30-an UMKM. Nanti tergantung jenis jualannya. Kalau misalkan hanya kue-kue gitu kan lebih kecil. Tergantung yang lagi musim kayak ayam geprek gitu-gitu ya tidak terlalu banyak space," ujarnya, Kamis, 16 April 2026.
Rencana menjadikan Pasar Sawojajar sebagai pasar kuliner ini menyusul keberhasilan Pasar Klojen dan Pasar Oro-oro Dowo. Namun untuk saat ini Diskopindag Kota Malang masih fokus pada pengurusan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Baca Juga:
Maling Spesialis Sepeda Mahal Diringkus, Ternyata Sudah 8 Kali Beraksi di Malang Raya!"Memang kita berharap bisa seperti pasar wisata, apalagi di atas kan kosong yang lantai 2. Cuma masih wacana karena sekarang lagi kinsen di SNI. Ke depan kita berharap ada kulinernya juga di atas," sebut Eka.
Nantinya, Diskopindag Kota Malang akan mengajak pelaku UMKM yang ada di lingkungan pasar. Dengan demikian perekonomian masyarakat setempat pun diharapkan dapat berdampak.
"Ya nanti mungkin UMKM-UMKM seputar sini, di Purwantoro, Sawojajar, kan banyak UMKM. Harapan kita sih seperti itu," katanya.
Pasar tradisional lain yang memiliki ruang juga rencananha akan dimaksimalkan untuk pusat kuliner. Seperti Pasar Bareng dan Sawojajar yang diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung.
Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu"Seperti Pasar Sawojajar dan Pasar Bareng itu nanti akan kita buat karena kan sepi juga Pasar Bareng. Akan kita menertibkan dulu bedak-bedak, kios-kios yang tidak aktif," jelasnya. (*)