Gus Iqdam Bakal Pimpin Doa Bersama untuk Korban Kanjuruhan di Stadion Gajayana, Catat Tanggalnya

31 Mei 2026 15:43 31 Mei 2026 15:43

Kukuh Kurniawan, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gus Iqdam Bakal Pimpin Doa Bersama untuk Korban Kanjuruhan di Stadion Gajayana, Catat Tanggalnya

Polresta Malang Kota menggelar pengajian umum dan doa bersama di Stadion Gajayana pada Selasa, 2 Juni 2026 mendatang. Kegiatan tersebut akan dihadiri oleh Gus Iqdam sebagai penceramah.

KETIK, MALANG – Pengajian Umum dan Doa Bersama yang menghadirkan pendakwah muda, Gus Iqdam, bakal digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Selasa, 2 Juni 2026. Agenda ini tidak hanya menjadi rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara ke-80, melainkan juga momentum bersama untuk mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Polresta Malang Kota sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026. Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi wadah mempererat sinergi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, serta warga Malang Raya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, menuturkan bahwa pengajian akbar ini mengusung pendekatan spiritual untuk memperkuat persatuan dan menjaga kondusifitas wilayah.

"Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat dan warga Malang Raya. Untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan dan kondusifitas kamtibmas," jelas Lukman, Minggu, 31 Mei 2026.

Ia mengungkapkan, dipilihnya ulama bernama lengkap Muhammad Iqdam Kholid tersebut bukan tanpa sebab. Gus Iqdam dikenal memiliki gaya dakwah yang merangkul lintas kalangan, dengan pesan-pesan yang mudah diterima dan dipahami masyarakat.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Gus Iqdam juga mengajak jemaah untuk mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan dalam pengajian akbar nanti, sebagai bentuk empati dan penghormatan bagi korban serta keluarga yang ditinggalkan.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama, memperkuat persatuan, serta mendoakan saudara-saudara kita yang telah menjadi korban dalam peristiwa Kanjuruhan. Semoga seluruh keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keberkahan," tambahnya.

Untuk mengantisipasi membeludaknya jemaah serta menjaga kelancaran acara, Polresta Malang Kota bakal menyiagakan 470 personel gabungan. Mereka akan diplot di sejumlah titik di sekitar Stadion Gajayana.

Pola pengamanan yang diterapkan akan mengedepankan langkah preventif, preemtif, dan humanis. Pihak kepolisian juga mengimbau jemaah untuk turut menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung.

"Lewat sinergi antara Polri, ulama, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat, pengajian akbar bersama Gus Iqdam diharapkan tidak hanya menjadi peringatan Bulan Bhakti Bhayangkara ke-80. Melainkan, juga menjadi ruang memperkuat nilai religius, solidaritas sosial, dan kebersamaan demi terwujudnya Kota Malang yang aman, harmonis dan kondusif," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Polresta Malang Kota Gus Iqdam stadion gajayana Kota Malang Tragedi Kanjuruhan Berita Malang