Parah! Orang Tua Murid Sebut Menu MBG Ramadan di Pacitan Tak Genap Rp8-10 Ribu

Editor: Al Ahmadi

3 Mar 2026 16:14

Thumbnail Parah! Orang Tua Murid Sebut Menu MBG Ramadan di Pacitan Tak Genap Rp8-10 Ribu
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa sekolah dasar di Pacitan saat Ramadan, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Alih-alih merasa senang, beberapa orang tua di Kabupaten Pacitan justru mengaku kecewa setelah melihat isi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) versi Ramadan yang dibawa pulang anak-anak mereka.

Jatah pagu anggaran sebesar Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per porsi dipandang tidak sepadan dengan yang diterima.

Wali murid asal Kecamatan Pacitan, Yulis, menjadi salah satu yang menyuarakan kekecewaannya. Ia menilai menu yang diterima anaknya belum genap dengan nilai anggaran yang telah disosialisasikan.

“Menunya hari ini, tahu goreng dua potong, tempe satu potong, ayam goreng satu potong, terus sama satu roti,” katanya saat diwawancarai Ketik.com, Selasa, 3 Maret 2026.

Baca Juga:
SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

Menurut Yulis, jika dengan alokasi bahan makanan sebesar Rp8 ribu sampai Rp10 ribu, menu tersebut harusnya dapat lebih.

Ia bahkan mengaku sampai mengukur ukuran tempe yang diterima anaknya untuk menghitung lebih detail.

“Ayamnya bagian tulang brutu. Tempe ukurannya 4 cm x 4 cm, saya ukur saking kecilnya. Dengan pembelian partai besar, ini totalnya hanya Rp6 ribu,” ujarnya penuh yakin.

Sejak Ramadan dimulai pada 23 Februari 2026, anaknya telah menerima berbagai variasi menu seperti telur, susu kemasan, kurma, apel, belimbing, roti, puding hingga abon ayam. Namun, menurutnya, semuanya belum sesuai.

Baca Juga:
Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

“Setiap anak saya dapat MBG pasti saya foto. Dan tidak ada yang totalnya sampai Rp8 ribu sampai Rp10 ribu,” nilainya.

Ia juga menyinggung kualitas makanan sebelum Ramadan. Menurutnya, sempat ditemukan buah semangka yang tidak layak konsumsi serta nasi yang agak basi.

“Nggak dimakan sama sekali, cuma dibawa pulang sama anak saya,” tuturnya.

Selain isi makanan, waktu distribusi juga menjadi perhatian. Paket yang dijadwalkan tiba pukul 09.00 WIB disebut kerap datang terlambat.

“Akhirnya molor sampai satu jam lebih,” ungkapnya.

Foto Menu MBGMenu MBG yang diterima siswa di Pacitan. (Foto: Dok. Ketik.com)

Keluhan serupa juga disampaikan wali murid dari Kecamatan Kebonagung, Anis Muarifah.

Ia mengaku terkejut saat anaknya hanya membawa satu buah belimbing dan abon kering dalam wadah kecil.

“Kaget lihatnya. Kok isinya cuma ini. Ya itu kurang kalau dibilang makanan bergizi,” katanya.

Anis berharap program MBG benar-benar mampu memenuhi kebutuhan gizi anak sesuai tujuan awal pelaksanaannya.

“Ya harapannya sesuai dengan tujuan awalnya untuk memperbaiki gizi, sesuai kampanye Pak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Koordinator Wilayah SPPG, Listiana Asworo, saat dikonfirmasi memberikan respons singkat melalui pesan tertulis.

Nggih. Mohon maaf akan kami evaluasi terus nggih,” tulisnya.

Sebagai informasi, berdasarkan flyer yang disebar SPPG di Pacitan, skema anggaran MBG ditetapkan sebesar Rp15 ribu per porsi. Namun, dana tersebut tidak seluruhnya dialokasikan untuk bahan makanan.

Dari total Rp15 ribu, sebesar Rp8 ribu hingga Rp10 ribu digunakan untuk bahan makanan dan pemenuhan gizi penerima manfaat.

Sementara Rp3 ribu dialokasikan untuk operasional dapur seperti gaji karyawan, listrik, dan gas, serta Rp2 ribu untuk sewa tempat, peremajaan alat masak, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Rp15 ribu bukan untuk makanan saja,” tulis keterangan dalam flyer tersebut.

Program MBG menyasar balita, siswa SD hingga SMA, ibu hamil, serta ibu menyusui. (*)

Baca Sebelumnya

Iran Digempur AS dan Israel, Eks Penyerang Inter Milan Siap Pulang Kampung dan Angkat Senjata

Baca Selanjutnya

Rusunawa Tangkoko Disiapkan Jadi Marshalling Area, Pangdam XIII/Merdeka Lakukan Peninjauan

Tags:

MBG Pacitan Makan bergizi gratis SPPG Ngadirojo 2 menu MBG ramadan Keluhan Wali Murid Gizi Anak Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda