KETIK, PAGAR ALAM –>Pemerintah Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (sumsel) memperkuat langkah dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Salahsatunya melalui persiapan pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi rencana pembentukan dan pelatihan KDEKS yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (26/8). Kegiatan diikuti dari Ruang Rapat Besemah Tige, Kantor Wali Kota Pagar Alam Sumsel.
Rakor dipimpin Asisten II Setda Kota Pagar Alam Sumsel, Cholmin Heriyadi, dengan agenda utama memperkuat koordinasi sekaligus mematangkan persiapan pembentukan KDEKS, sebagai wadah sinergi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kota Pagar Alam Sumsel.
Dalam rakor itu, sejumlah program strategis turut dibahas, mulai dari penguatan struktur organisasi, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), hingga pelaksanaan pelatihan secara berkala nantinya.
Pelaksanaan pelatihan itu akan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kanwil Kementerian Agama, perbankan syariah dan instansi terkait. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar pengembangan ekonomi syariah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi memiliki arah dan target yang jelas.
Baca Juga:
Gunakan 3 Crane, Pemasangan Rangka Atap Stadion GDJ Kediri Ditarget Selesai Akhir NovemberSalahsatu fokus yang akan mendapat perhatian adalah pengembangan ekosistem produk halal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Pemkot Pagar Alam Sumsel mendorong adanya fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sehingga produk lokal semakin memiliki kepastian dan daya saing di pasar.
Selain sertifikasi, Pemkot Pagar Alam juga mendorong pembentukan zona kuliner halal serta perluasan zona ekonomi halal yang ditargetkan mulai berjalan pada awal September mendatang.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan produk halal sekaligus memperluas pasar nantinya.
Baca Juga:
35 Ribu Penumpang Padati Stasiun Malang Selama Libur Panjang Maulid NabiTak kalah penting, peningkatan literasi keuangan syariah juga menjadi salah satu agenda yang akan diperkuat pemerintah.
Pemerintah juga akan mendorong sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, perbankan syariah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Bahkan, roadshow literasi ekonomi syariah direncanakan menyasar lingkungan kampus nantinya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai ekonomi syariah sekaligus membuka peluang lahirnya inovasi dan wirausaha baru yang berbasis ekonomi halal.
Pengembangan ekonomi syariah juga akan diperkuat melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) daerah.
Potensi zakat dinilai dapat dioptimalkan tidak hanya sebagai instrumen sosial keagamaan, tetapi juga untuk mendukung pemberdayaan masyarakat kita.
Dengan pengelolaan yang semakin baik, potensi zakat diharapkan mampu nantinya memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menegaskan bahwa kemajuan ekonomi syariah merupakan tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu, pembentukan KDEKS diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, lembaga pendidikan dan masyarakat.
Bagi Kota Pagar Alam Sumsel, keberadaan KDEKS diharapkan dapat menjadi penggerak baru ekonomi daerah, terutama dalam membuka ruang yang lebih luas bagi pertumbuhan UMKM halal dan industri keuangan syariah.
Dengan sinergi yang semakin kuat, Pemkot Pagar Alam Sumsel optimistis ekonomi syariah tidak hanya menjadi konsep, tetapi mampu hadir dalam aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.