Pacitan Alami Hari Tanpa Bayangan Siang Ini, Awas! Suhu Terasa Lebih Panas dari Biasanya

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

14 Okt 2025 15:35

Thumbnail Pacitan Alami Hari Tanpa Bayangan Siang Ini, Awas! Suhu Terasa Lebih Panas dari Biasanya
Warga Pacitan menengadah ke langit saat fenomena hari tanpa bayangan terjadi, Selasa (14/10/2025) pukul 11.21 WIB.(Foto: Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Warga Pacitan berkesempatan menyaksikan fenomena alam langka yang dikenal sebagai hari tanpa bayangan, hari ini, Selasa, 14 Oktober 2025.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peristiwa ini terjadi di wilayah Pacitan pada pukul 11.21.37 WIB.

Hari tanpa bayangan atau kulminasi utama merupakan momen ketika posisi Matahari berada tepat di atas kepala pengamat.

Akibatnya, bayangan benda tegak akan jatuh tepat di bawahnya sehingga tampak tiada.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Fenomena ini umumnya terjadi dua kali dalam setahun di wilayah sekitar garis khatulistiwa, termasuk Indonesia.

Saat kulminasi utama, posisi Matahari tegak lurus terhadap lintang daerah di antara 23,5° LU hingga 23,5° LS.

Menurut BMKG, di Indonesia momen tersebut berlangsung secara bertahap dari Sabang hingga Merauke antara Februari hingga Oktober 2025.

Fenomena Alam yang Wajar, Namun Perlu Waspada Cuaca Panas

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro, menjelaskan bahwa fenomena hari tanpa bayangan ini merupakan hal alamiah dan tidak menimbulkan dampak bencana.

“Fenomena hari tanpa bayangan ini terjadi karena posisi Matahari sedang tepat di atas wilayah Pacitan. Suhu udara bisa terasa lebih panas dari biasanya, namun ini bukan pertanda bahaya,” jelas Radite saat dikonfirmasi Ketik.com, Selasa, 14 Oktober 2025.

Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap paparan panas berlebih.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas berat di bawah terik matahari langsung,” tambahnya.

Radite juga menyebut, peningkatan suhu permukaan sementara dapat menyebabkan udara terasa lebih kering dan gerah.

Panas Ekstrem Landa Pacitan Akibat Faktor Atmosfer dan Astronomis

Cuaca panas yang dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Pacitan, ternyata merupakan hasil kombinasi antara faktor atmosfer dan astronomis.

Menurut Radite, minimnya tutupan awan menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya suhu udara.

“Tanpa keberadaan awan, sinar matahari menembus langsung ke permukaan bumi tanpa hambatan, sehingga suhu permukaan meningkat signifikan,” ungkapnya mengacu pada rilis BMKG.

Selain langit yang cerah, radiasi matahari di wilayah Indonesia bagian selatan termasuk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara juga mengalami peningkatan, menyebabkan panas terasa lebih menyengat terutama pada siang hari.

Saat ini Indonesia memasuki masa pancaroba, yakni peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.

Kondisi ini ditandai dengan cuaca yang tidak menentu; pada satu waktu sangat panas, namun di waktu lain bisa disertai hujan lokal dan angin kencang.

“Fenomena La Niña lemah ini diprediksi berlangsung dari Oktober 2025 hingga Januari 2026,” tambah Radite.

Fenomena tersebut dapat memicu peningkatan curah hujan secara bertahap di beberapa wilayah, termasuk Pacitan.

Selain itu, pergeseran posisi semu Matahari ke arah selatan turut memperkuat intensitas penyinaran di wilayah selatan Indonesia, menjadikan suhu udara terasa lebih terik dari bulan-bulan sebelumnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dinilai Lecehkan Pesantren, PBNU Resmi Gugat Xpose Uncensored Trans7

Baca Selanjutnya

Pokja Peningkatan Status Kota Batu Gelar Sarasehan, Soroti Konsep Pembangunan  ‎

Tags:

pacitan Hari Tanpa Bayangan cuaca panas BMKG BPBD Pacitan Radite Suryo Anggoro Fenomena Alam Kulminasi Utama La Nina Pancaroba

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar