Omzet Turun Drastis, Pemilik Kedai Roti Canai Tirto Moyo Minta Kepastian Polisi soal Kematian Pelanggan

Jurnalis: Aris Erwandi
Editor: Fisca Tanjung

24 Okt 2025 11:18

Thumbnail Omzet Turun Drastis, Pemilik Kedai Roti Canai Tirto Moyo Minta Kepastian Polisi soal Kematian Pelanggan
Sumiati pemilik kedai roti canai Tirto Moyo di Panceng gresik. ( Foto: Med for Ketik)

KETIK, GRESIK – Pemilik Kedai Roti Canai Tirto Moyo yang berada di Jalan Raya Deandles, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, meminta pihak kepolisian untuk segera menyampaikan hasil penyelidikan terkait kematian Fatilah (40), warga Dusun Kandang, Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Korban diketahui meninggal dunia tak lama setelah mengeluh sakit kepala dan muntah-muntah.

Permintaan ini disampaikan oleh Subakti dan Sumiati, suami istri pemilik kedai, yang mengalami kerugian besar karena sepinya pengunjung beberapa hari setelah insiden tersebut. Keduanya menegaskan bahwa mereka yakin kematian Fatilah bukan disebabkan oleh roti canai buatan kedai mereka.

“Waktu itu korban datang bersama dua laki-laki temannya, dan pada hari itu kita sudah membuat 80 porsi roti canai dengan bahan baku dan pembuatan yang sama. Jadi kalau memang korban meninggal dunia karena roti canai yang kami buat, tentu pembeli yang lain juga mengalami hal serupa,” kata Sumiati, Kamis, 23 Oktober 2025.

Ia menceritakan bahwa sejak kejadian itu, omzet kedai roti canai miliknya turun drastis. Jika biasanya kedai bisa menjual lebih dari 100 porsi setiap hari, kini bahkan separuhnya pun sulit tercapai—seharian berjualan hanya laku beberapa porsi saja.

Baca Juga:
Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

“Sejak kejadian itu, omzet kami turun drastis, pelanggan kami juga banyak yang bertanya-tanya bahkan khawatir. Maka kami sangat berharap pihak kepolisian mengungkap penyebab kematian korban, agar terang apakah karena keracunan ataukah karena penyakit bawaan,” tegasnya.

Ibu satu anak itu berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap hasil penyelidikan terhadap penyebab kematian korban. Sehingga usaha yang ia rintis bersama sang suami selama puluhan tahun itu bisa kembali pulih seperti sedia kala.

“Kami berharap agar pihak kepolisian segera menyampaikan penyebab kematian korban. Kedai Roti Canai ini satu-satunya usaha yang kami rintis selama puluhan tahun sejak sekitar tahun 2015, dan selama kami buka usaha belum pernah ada kejadian seperti ini,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan asal Lamongan bernama Fatilah (40), warga Dusun Kandang, Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, meninggal dunia di Puskesmas Panceng, Gresik, pada Rabu, 22 Oktober 2025 sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelumnya, korban sempat mengeluh sakit kepala dan muntah-muntah sesaat setelah makan di warung Tirto Moyo, Panceng.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Kapolsek Panceng, Iptu Nasuka, mengatakan, kejadian bermula saat korban menghubungi salah satu rekannya bernama Sudasrun (49), untuk dijemput di simpang tiga Desa Sadang. Bersama seorang temannya, Ivan Febrianto (30), keduanya menjemput korban menggunakan mobil dan mengajaknya makan di Warung Tirto Moyo.

Korban bersama dua laki-laki saat itu memesan roti canai kosong satu porsi serta segelas es milo. Setelah makan dan berbincang, korban tiba-tiba mengeluh sakit kepala hebat hingga muntah di samping warung. 

Melihat kondisi korban, kedua rekannya segera membawanya ke Puskesmas Panceng untuk mendapatkan pertolongan medis. Setibanya di sana, dokter jaga bersama perawat langsung melakukan tindakan. Hasil pemeriksaan menunjukkan denyut nadi di tangan korban tidak terdeteksi, sementara denyut nadi di leher sangat lemah. 

“Pihak medis sempat melakukan enam kali aplikasi tindakan penyelamatan dan rekam jantung, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah detak jantungnya berhenti,” jelasnya. 

Pihak kepolisian segera mendatangi Puskesmas Panceng untuk meminta keterangan dari tenaga medis dan para saksi. Selanjutnya, petugas melanjutkan penyelidikan ke lokasi awal korban berada guna mengumpulkan informasi tambahan.

Saat ini, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik (Unit Inafis) untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kematian korban.

“Dari keterangan saksi dan pihak medis, korban mengeluh sakit kepala dan muntah secara tiba-tiba sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban,” pungkasnya. 

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan dan pemakaman di kampung halamannya di Lamongan.(*) 

Baca Sebelumnya

Satgas Pangan Situbondo Tegaskan Pedagang Beras Wajib Ikuti HET, Pelanggaran Berat Bisa Dipidana

Baca Selanjutnya

Dari Pecel Kembang Hingga Musik: Cara Indonesia 'Memikat' Brasil di Meja Diplomasi

Tags:

Penceng gresik Insiden

Berita lainnya oleh Aris Erwandi

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

7 April 2026 19:02

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

3 April 2026 15:34

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

30 Maret 2026 15:03

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

24 Maret 2026 15:31

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

18 Maret 2026 05:07

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

12 Maret 2026 21:40

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar