Nelayan Pantura Sampang Tolak Eksplorasi Migas Petronas, Minta TNI-Polri Tak Jadi Pelindung Perusahaan Asing

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Rahmat Rifadin

27 Sep 2025 15:35

Thumbnail Nelayan Pantura Sampang Tolak Eksplorasi Migas Petronas, Minta TNI-Polri Tak Jadi Pelindung Perusahaan Asing
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang bersama SKK Migas dan Petronas menggelar Sosialisasi Kegiatan Eksplorasi Sumur Barokah di wilayah kerja North Ketapang di Aula Pemda Kabupaten Sampang, Jumat, 26 September 2025 (Foto: Mat Jusi/Ketik).

KETIK, SAMPANG – Sejumlah nelayan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Madura menyatakan penolakan terhadap rencana eksplorasi minyak dan gas (migas) yang akan dilakukan oleh Petronas di Sumur Barokah, perairan utara Madura. Penolakan ini disampaikan menyusul belum diselesaikannya proses ganti rugi rumpon yang terdampak kegiatan eksplorasi sejak 2024.

Meskipun mendapat penolakan dari para nelayan, Petronas tetap melanjutkan agenda Sosialisasi Kegiatan Eksplorasi Sumur Barokah di wilayah kerja North Ketapang di Aula Pemkab Sampang pada Jumat, 26 September 2025.

Haris, perwakilan nelayan dari Desa Jatra Timur, menegaskan bahwa Petronas seharusnya menghormati proses hukum yang masih berjalan terkait dugaan penyelewengan dana ganti rugi oleh dua perusahaan rekanannya, yaitu PT Elnusa dan PT Bintang Anugerah. Nilai dugaan penyelewengan tersebut mencapai Rp21 miliar.

"Kami minta Petronas menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat penegak hukum (APH) terkait dugaan penyelewengan dana ganti rugi rumpon," ujarnya Sabtu, 27 September 2025.

Baca Juga:
Bau Limbah Kotoran Ayam Dikeluhkan Warga Bunten Barat Sampang, Diduga Milik Andi

Ia menambahkan bahwa nelayan tidak menolak kehadiran Petronas secara mutlak, namun meminta perusahaan migas asal Malaysia tersebut menunjukkan empati dan keberpihakan terhadap masyarakat pesisir.

"Kami bukan tidak mendukung Petronas. Kami justru mendukung jika hak-hak nelayan dipenuhi. Tapi sebelum dana ganti rugi dicairkan dan belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini, jangan dulu ada kegiatan eksplorasi," tegasnya.

Sikap serupa juga disampaikan oleh aktivis nelayan Herman Hidayat. Ia menilai bahwa kegiatan eksplorasi tidak semestinya dilanjutkan sebelum seluruh permasalahan hukum dan ganti rugi terselesaikan.

"Hargai aspirasi nelayan. Jangan seolah-olah bisa bertindak seenaknya. Kalau persoalan ini sudah tuntas, silakan lanjutkan kegiatan," ujar Herman yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Pro Jokowi Sampang.

Baca Juga:
Kemacetan Parah di Pelabuhan Ketapang Belum Terurai, DPR Soroti Dampak ke Distribusi Pangan

Herman turut mengingatkan aparat keamanan agar tidak berpihak kepada perusahaan asing. Ia meminta TNI dan Polri menjaga netralitas dalam menghadapi potensi aksi demonstrasi nelayan di laut.

"Kami minta kepada TNI dan Polri untuk tidak menjadi pelindung kepentingan Petronas. Jika kapal seismik melintas dan ada aksi demonstrasi nelayan di laut, jangan sampai terjadi kekerasan. Jangan biarkan aparat dijadikan alat oleh perusahaan asing," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Peringatan Keras Bupati Sleman: Punya Pasangan Lain Bisa Berujung Korupsi

Baca Selanjutnya

Gempa 4,5 Magnitudo Guncang Tanggamus Lampung

Tags:

petronas SKK Migas Eksplorasi Migas Sumur Barokah Ketapang Nelayan Pantura Sampang Tolak Eksplorasi Migas Petronas

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar