KETIK, HALMAHERA SELATAN – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Komisariat Halmahera Selatan resmi dilantik dalam rangkaian Rapat Kerja dan Seminar Nasional bertema Penguatan Ekonomi Agromaritim dan Pembangunan Wilayah Kepulauan Berkelanjutan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Labuha, Sabtu, 13 Juni 2026. Dalam pelantikan itu, Farid Husen ditetapkan sebagai Ketua ISEI Komisariat Halmahera Selatan.

Ketua Panitia, Nasir J. Koda, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan ekonomi, kebijakan pembangunan, serta arah penguatan wilayah kepulauan.

Menurut Nasir, tema agromaritim dipilih karena sangat dekat dengan karakter Halmahera Selatan. Daerah ini memiliki kekuatan besar pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, pariwisata bahari, dan ekonomi kepulauan.

“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sektor agromaritim sebagai fondasi pembangunan wilayah yang berkelanjutan,” ujar Nasir J. Koda.

Baca Juga:
Riset untuk Masa Depan Halmahera Selatan

Ia menjelaskan, pemilihan Bacan sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Bacan dinilai memiliki wajah pembangunan kepulauan yang lengkap, mulai dari potensi sumber daya alam, kekuatan maritim, hingga dinamika pembangunan daerah.

“Bacan adalah ruang yang tepat untuk mempertemukan berbagai gagasan dan perspektif dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Nasir juga menyebutkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi pengurus ISEI Cabang Ternate bersama Bupati Halmahera Selatan pada 11 Maret 2026. Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 127 Tahun 2026.

Rapat Kerja dan Seminar Nasional tersebut diikuti sekitar 150 hingga 200 peserta. Mereka berasal dari unsur pemerintah daerah, akademisi, praktisi, anggota ISEI, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga:
Farid Husen Nahkodai ISEI Halsel, Dorong Koreksi Gini Ratio Lewat Ekonomi Rakyat

Dalam kegiatan itu, terdapat dua agenda utama. Pertama, Rapat Kerja ISEI Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara. Agenda ini diarahkan untuk mengevaluasi program kerja serta menyusun langkah organisasi ke depan.

Kedua, Seminar Nasional yang menjadi ruang diskusi ilmiah tentang isu strategis pembangunan. Seminar ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, ahli, dan pemerintah daerah.

Seminar tersebut terbagi dalam dua sesi utama, yakni penguatan ekonomi pertanian dan maritim, serta penguatan ekonomi pariwisata dan ekonomi kepulauan.

Nasir mengatakan, dua tema itu memiliki hubungan yang kuat dalam mendorong pembangunan wilayah kepulauan yang lebih inklusif, produktif, dan berdaya saing.

“Kami berharap seminar ini dapat melahirkan rekomendasi dan gagasan strategis bagi penguatan sektor agromaritim serta pembangunan wilayah yang berkelanjutan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus ISEI Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, BPS Provinsi Maluku Utara, Bank Indonesia Maluku Utara, OJK Provinsi Maluku Utara, para narasumber, mitra kerja, dan seluruh panitia.

Nasir menilai, terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama banyak pihak sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberi dukungan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung. Namun, ia berharap forum ini menjadi awal yang baik bagi penguatan peran ISEI di Halmahera Selatan.