KETIK, MALANG – Momentum libur sekolah memicu lonjakan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Malang. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat volume penumpang meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menuturkan bahwa pada awal masa libur sekolah, rata-rata pergerakan penumpang di Stasiun Malang mencapai 5.660 orang per hari. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 8 persen apabila dibandingkan hari biasa yang rata-rata berkisar di angka 5.231 penumpang per hari.
Seiring masih berlangsungnya musim liburan sekolah, volume penumpang terus merangkak naik. Berdasarkan data pada Sabtu 27 Juni 2026, tercatat sebanyak 4.486 penumpang berangkat dari Stasiun Malang, sementara penumpang yang datang mencapai 3.964 orang.
Sementara itu, data pada Minggu (28/6/2026) hingga pukul 15.00 WIB menunjukkan ada 4.185 penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang dan 4.005 penumpang yang datang.
"Angka tersebut masih bersifat tentatif, karena penjualan tiket dan jadwal perjalanan kereta masih berlangsung, sehingga masih terdapat potensi penambahan jumlah penumpang baik yang berangkat maupun yang datang," jelas Mahendro kepada Ketik.com, Minggu, 28 Juni 2026.
Baca Juga:
Pertamina Pastikan Stok BBM Subsidi di Malang Raya Aman, Ini Langkah MitigasinyaSelama masa libur sekolah ini, sejumlah kota tujuan menjadi favorit masyarakat. Rute-rute utama yang paling banyak diburu antara lain menuju Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Jember, hingga Banyuwangi.
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 12 perjalanan kereta api setiap hari dari Stasiun Malang dengan total kapasitas mencapai 5.784 tempat duduk.
Di samping itu, KAI juga memperkuat pelayanan lewat optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan pengawasan operasional, hingga penambahan petugas pelayanan di area stasiun. Langkah ini diambil guna memastikan arus penumpang dan operasional tetap berjalan lancar dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta ketepatan waktu perjalanan.
"Agar tidak terlambat, kami mengimbau penumpang untuk merencanakan jadwal perjalanan dengan baik. With datang lebih awal ke stasiun serta memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket," terangnya.
Baca Juga:
Belum Punya Gedung Permanen, Calon Siswa SRMA 22 Kota Malang Terpaksa DititipkanSelain berfokus pada pelayanan penumpang, KAI turut mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Para orang tua diimbau untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka selama libur sekolah agar tidak bermain di sekitar jalur rel.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak melakukan tindakan yang membahayakan operasional kereta api. Seperti melakukan vandalisme terhadap sarana prasarana kereta api, meletakkan benda asing di rel, hingga melempar kereta yang sedang melintas karena dapat membahayakan keselamatan penumpang dan petugas," pungkasnya. (*)