Momen Nataru, Penjual Gantungan Kunci di Kayutangan Heritage Panen Untung

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

31 Des 2024 20:08

Thumbnail Momen Nataru, Penjual Gantungan Kunci di Kayutangan Heritage Panen Untung
Sutrisno kebanjiran pelanggan di momen Nataru. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) ternyata membawa berkah bagi penjual di Kayutangan Heritage, salah satunya Sutrisno. Ia merupakan penjual gantungan kunci ukir yang tak pernah sepi oleh pengunjung.

Warga Janti Barat itu menjelaskan dalam satu hari, rata-rata ia dapat meraup keuntungan hingga Rp 300.000, bahkan lebih. Padahal, Sutrisno sendiri mengaku belum ada satu bulan berjualan di Kayutangan Heritage.

"Sebenarnya sudah mulai 15 tahun lalu tapi di Kayutangan baru 2 mingguan. Peminat di sini sangat luar biasa terutama orang dari luar kota," ujarnya, Selasa 31 Desember 2024.

Banyak wisatawan dari luar Kota Malang menjadikan gantungan kuncinya sebagai oleh-oleh maupun untuk dirinya sendiri. Meskipun berjualan dari setelah maghrib namun sekitar pukul 19.30 WIB, Sutrisno sudah mendapatkan hingga 15 pesanan.

Baca Juga:
[FOTO] Sensasi Kuliner Italia di Malang, Cicipi “Torre Del Gusto” Italian All You Can Eat Dinner di Hotel Santika Premiere

"Kalau waktu-waktu padat seperti liburan ini biasanya bisa lebih (pemesan). Satu picis harganya Rp 15.000 itu sudah dapat tiga lapis warna," lanjutnya.

Gantungan kunci milik Sutrisno terbiat dari bahan akrilik. Setiap ada yang pesan, Sutrisno baru akan mengukir akrilik tersebut menjadi nama sesuai pesanan. Untuk menuntaskan satu buah gantungan kunci, Sutrisno membutuhkan waktu sekitar 6 menit.

"Ini memang dari kecil suka bikin kerajinan. Saya belajar otodidak, perlahan kemudian prosesnya gak langsung bagus, belum bisa rapi. Saya biasanya jual satuan, orang beli bisa 3-4 pcs," sambungnya.

Di sepanjang koridor Kayutangan Heritage sendiri terdapat sekitar tiga orang yang berjualan gantungan kunci ukir. Kendati demikian, Sutrisno mengaku tak khawatir menghadapi persaingan yang ada.

Baca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil

"Saya santai saja jualannya, mengalir. Rezeki sudah ada yang mengatur dan kalau jualan di sini laku semua. Pembeli pun bisa memilih mau ambil garapan siapa, tergantung selera masing-masing," tutupnya.

Baca Sebelumnya

Sri Meilina Enggan Ponselnya Disita, Polda Sumsel Pastikan Tangani Kasus Dokter Koas Secara Ilmiah

Baca Selanjutnya

Tren Kasus di Pacitan Sepanjang 2024: Narkoba dan Kecelakaan Melonjak

Tags:

Penjual Gantungan Kunci Kota Malang Kayutangan Heritage Nataru tahun baru 2025 Souvenir Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend