KETIK, MALANG – Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) kembali meraih pengakuan atas inovasi terhadap pembangunan berkelanjutan. Teranyar, fakultas ini meraih Juara I kategori SDGs 9, The International Conference on Sustainable Development Goals (ICSDGs) di Filkom UB, pada 11 Juni 2026.
Kategori SDGs 9 melingkupi Industri, Inovasi, dan Infrastruktur yang berkelanjutan. Dekan FTAB UB, Yusuf Hendrawan menjelaskan penghargaan tersebut bukan sekadar penghormatan, namun pengakuan atas inovasi yang dilakukan oleh seluruh civitas akademika.
"Capaian Juara 1 Kategori SDGs 9 pada ajang internasional ICSDGs 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus pengakuan internasional atas komitmen FTAB Universitas Brawijaya dalam mengembangkan inovasi, teknologi, dan infrastruktur yang memberikan dampak nyata bagi Masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, FTAB UB telah dinilai berhasil mengawal program, riset, inovasi, dan kolaborasi. Menghasilkan kualitas akademik yang tinggi serta kontribusi nyata bagi pembangunan industri berkelanjutan, menguatkan ekosistem inovasi, hingga daya saing bangsa yang terus meningkat.
"Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, namun amanah untuk memperkuat budaya inovasi, memperluas kolaborasi internasional, dan menghasilkan solusi teknologi yang relevan terhadap tantangan global di bidang pangan, agroindustri, lingkungan, energi, dan biosistem," sebutnya.
Untuk itu FTAB UB terus berkomitmen menjadikan pusat unggulan inovasi agroindustri dan biosistem agar tujuan pembangunan berkelanjutan dapat terwujud. Terlebih penguatan riset berdampak, transformasi digital berbasis kecerdasan artifisial, pengembangan teknologi ramah lingkungan, dan penciptaan inovasi terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat.
"Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas apa yang telah kami capai, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia dan dunia,” pungkasnya.(*)
.png)