Mimpi 14.000 Warga Pacitan Huni Rumah Layak Kandas, Jatah RTLH APBD Minim

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Muhammad Faizin

19 Jul 2024 08:45

Thumbnail Mimpi 14.000 Warga Pacitan Huni Rumah Layak Kandas, Jatah RTLH APBD Minim
Senyum pasi warga Pacitan yang tinggal di rumah tak layak huni (RTLH) . (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Mimpi hidup di rumah yang layak huni masih jauh bagi sebagian besar warga Pacitan. Tercatat, 14.000 warga di Pacitan masih harus tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH).

Ironisnya, alokasi dana dari APBD untuk program RTLH terbilang minim, hanya sekitar 12-24 unit per tahun.

Menurut Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Pacitan, Heru Tunggul Widodo, jumlah tersebut jauh dari cukup untuk mengatasi permasalahan RTLH di Pacitan. 

"Kalau RTLH APBD Pacitan kuotanya rata-rata sekitar 12-24 unit, itu sudah termasuk kerusakan rumah akibat bencana," kata Heru.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Dia menjelaskan, program RTLH APBD memiliki beberapa persyaratan, salah satunya adalah calon penerima harus memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah. 

"Tapi itu kategorinya beda-beda ada yang parah, ada yang sedang dan itu sudah masuk usulan RTLH. Itu kan nanti diverifikasi juga," imbuh Heru.

 

Foto Rumah yang ditempati Jumariyah dan anaknya di RT 02/RW 06, Dusun Duren, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung nyaris ambruk termakan zaman. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Rumah yang ditempati Jumariyah dan anaknya di RT 02/RW 06, Dusun Duren, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung nyaris ambruk termakan zaman. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

 

Lebih lanjut, Heru menerangkan bahwa prioritas utama pemerintah dalam menangani RTLH adalah melalui program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang berasal dari dana APBN pusat. Sisanya, barulah ditangani melalui program RTLH APBD.

"Yang mengcover pertama dari pusat dengan program BSPS. Baru sisanya dari anggaran APBD untuk diarahkan ke program RTLH. Tapi syaratnya untuk RTLH masuk di SPPD usulan dari desa, sama kepemilikan tanahnya harus asli milik calon penerima manfaat," terang Heru.

Perbedaanya, kalau RTLH APBD itu bantuan murni senilai Rp15 juta. Program ini tidak mewajibkan swadaya dan langsung diberikan kepada keluarga miskin ekstrim.

"Sedangkan kalau program RTLH APBD ini yang beda, kalau ini bantuannya memang murni Pemkab yang cover, dengan nominal Rp15 juta," sambung Heru.

"Seperti yang miskin sekali itu langsung bisa diberikan Rp15 juta, tidak perlu ada swadaya seperti program BSPS," ucap Heru.

Lebih lanjut, pihaknya berharap, program ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan hunian yang lebih layak dan sehat.

"Yang penting nanti bangunannya bisa ada peningkatan lebih baik lagi, lebih sehat dari sebelumnya," tandasnya Heru. (*)

Baca Sebelumnya

Cegah Udara Dingin Masuk Rumah dengan Beberapa Tips Berikut

Baca Selanjutnya

30 Anggota DPRD Kota Malang Terpilih Belum Serahkan LHKPN ke KPU

Tags:

pacitan RTLH Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Pacitan Disperkimtan Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar