Meriah! Gebyak Kenduri Kupat Lepet Syawal di Kota Batu Bakal Hadirkan Jaran Kepang dan Edukasi Budaya

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Fisca Tanjung

3 Apr 2026 09:11

Thumbnail Meriah! Gebyak Kenduri Kupat Lepet Syawal di Kota Batu Bakal Hadirkan Jaran Kepang dan Edukasi Budaya
Pentas Padhang Bulan Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet Syawal yang digelar Disparta Kota Batu, pada Sabtu, 4 April 2026, di Amphiteater Arjunawiwaha, Kelurahan Sisir. (Foto: Disparta Kota Batu)

KETIK, BATU – Perayaan Syawal di Kota Batu kali ini dikemas lewat Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet yang sarat makna budaya. Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkuat nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Gebyak Kenduri Seni dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, pukul 19.00-22.00 WIB di Amphiteater Arjunawiwaha, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Selain menghadirkan pertunjukan, diharapkan juga mampu memberikan edukasi budaya kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyampaikan bahwa gelaran ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga sekaligus mengenalkan budaya kepada generasi muda.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

“Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet Syawal menjadi momentum untuk merayakan kekayaan tradisi Nusantara dalam satu panggung yang sarat makna. Kami ingin masyarakat tidak hanya terhibur, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur di dalamnya,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.

Ia menjelaskan, kupat dan lepet memiliki filosofi yang kuat dalam tradisi Jawa. Kupat dimaknai sebagai simbol permohonan maaf, sedangkan lepet mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan.

“Melalui tradisi kenduri kupat lepet, kami ingin memperkuat kebersamaan dan harmoni sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Panggung budaya tersebut juga akan diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, termasuk penampilan jaran kepang dari sejumlah paguyuban di Kota Batu. Kesenian ini dikenal memiliki nilai spiritual yang kuat dan hingga kini tetap dilestarikan.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Selain itu, akan dilakukan penyerahan piagam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) untuk kesenian Sandu sebagai bentuk pengakuan sekaligus upaya pelestarian budaya.

“Pengakuan ini menjadi langkah penting agar seni tradisional tetap eksis di tengah perkembangan zaman,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kota Batu berharap dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata budaya di Jawa Timur.

Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, khususnya bagi para pelaku seni dan komunitas budaya.

“Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan apresiasi bagi seniman lokal untuk terus berkarya,” tambahnya.

Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang menikmati kekayaan budaya sekaligus mempererat kebersamaan.

“Kami mengajak masyarakat untuk hadir bersama keluarga dan sahabat, menikmati suasana penuh budaya dan kearifan lokal dalam Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet Syawal,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Buka di Perempatan Kesatrian, Ayam Goreng Malabar Jadi Buruan Baru Pecinta Kuliner Malang

Baca Selanjutnya

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Tags:

Pentas Padhang Bulan Disparta Kota Batu Kota Batu Amphiteater Arjunawiwaha

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

14 April 2026 22:03

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

14 April 2026 18:10

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

14 April 2026 16:11

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

14 April 2026 15:18

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

14 April 2026 15:14

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar