Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan Lancar

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

6 Mar 2026 15:23

Thumbnail Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan Lancar
Mendukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji, menemui ratusan TPK pada kunjungan kerjanya ke Kab Cianjur, Kamis (4/3/26).(Fotoa:Iwa/Ketik.com)

KETIK, CIANJUR – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menemui ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Cianjur, Kamis (4/3/2026).

Hal itu dilakukan untuk memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

Dalam kunjungan tersebut, Wihaji menegaskan pentingnya memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cianjur mendistribusikan MBG 3B secara merata kepada masyarakat.

“Saya fokus memastikan distribusi MBG 3B berjalan dengan baik. Di Cianjur saat ini baru sekitar 72 persen dari total SPPG yang sudah memberikan layanan. Artinya masih ada lebih dari 20 persen SPPG yang belum mendistribusikan MBG 3B,” jelas Wihaji.

Baca Juga:
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Ia meminta jajaran terkait segera melakukan pengecekan terhadap SPPG yang belum menyalurkan MBG 3B agar distribusi dapat segera dilaksanakan secara menyeluruh.

“Saya minta nanti dicek Pak Kaper SPPG mana yang belum mendistribusikan MBG 3B. InsyaAllah tidak ada masalah, hanya tinggal menunggu waktu saja,” kata menteri.

Menurut Wihaji, program MBG 3B memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan keluarga. Ia menandaskan keluarga merupakan unit terkecil dalam negara yang menjadi fondasi keberhasilan pembangunan nasional.

“Kalau ingin memperbaiki negara, maka perbaiki dulu keluarganya. Dalam bidang apa pun, jika pembangunan ingin berhasil, keluarga harus menjadi titik awal perbaikan,” ungkapnya.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Ia juga menekankan peran penting Tim Pendamping Keluarga (TPK), khususnya para ibu, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan keluarga dan pencegahan stunting.

“Mulainya dari para ibu di Tim Pendamping Keluarga yang memberikan edukasi, minimal kepada diri sendiri. Karena masyarakat Indonesia lebih suka melihat contoh daripada sekadar diperintah,” ujarnya.

Selain menghadiri kegiatan temu TPK di Aula Lautan Berlian, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Wihaji juga mengunjungi SPPG Cipanas Sindangjaya 5 untuk melihat langsung proses pengelolaan dan produksi MBG 3B.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengunjungi keluarga berisiko stunting (KRS) sekaligus menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta bantuan nutrisi melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Selain didampingi oleh beberapa stafsus menteri, Deputi KSPK, Direktur Balnak serta Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, pada kunjungan kerja kali ini juga turut dihadiri Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Cianjur lainnya.

Pemerintah Kabupaten Cianjur menyampaikan total anggaran Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dari pemerintah pusat mencapai Rp16,13 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12,59 miliar dialokasikan untuk operasional 5.724 Tim Pendamping Keluarga.

Pemkab Cianjur juga melaporkan capaian signifikan dalam penurunan angka stunting. Pada tahun 2021, prevalensi stunting di Kabupaten Cianjur tercatat sebesar 33,7 persen, dan terus menurun hingga mencapai 7,3 persen pada tahun 2025. Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Cianjur sebagai daerah dengan prevalensi stunting terendah di Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, jumlah keluarga berisiko stunting di Kabupaten Cianjur juga mengalami penurunan signifikan, dari 394.751 keluarga pada 2021 menjadi 104.867 keluarga pada 2024.

Pemkab Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program Bangga Kencana serta memperkuat pendampingan kepada keluarga berisiko stunting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan temu TPK di Kabupaten Cianjur dihadiri lebih dari 300 peserta yang terdiri dari Tim Pendamping Keluarga, Penyuluh Keluarga Berencana, serta lulusan Sekolah Lansia.(*)

Baca Sebelumnya

Lebih Dekat dengan Abah Dur, Wakil Ketua DPRD Kota Malang yang Tak Lelah Turun ke Masyarakat

Baca Selanjutnya

Benarkah Al-Qur’an Turun pada 17 Ramadan? Ini Penjelasan Ulama

Tags:

mendukbangga kemendukbgga wihaji BKKBN MBG mbg 3b TPK

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar