KETIK, MALANG – Warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Malang mendapatkan bekal keterampilan dalam membuat kue. Melalui kegiatan kerja khusus di bidang bakery, warga binaan diajak mengolah beragam jenis kudapan, salah satunya sus cokelat eclair.
Tak sekadar mengisi waktu luang, program tersebut juga menjadi pelatihan kerja nyata untuk membekali warga binaan dengan keahlian profesional. Dengan demikian, ketika kembali ke masyarakat, mereka memiliki keterampilan yang mumpuni.
Petugas pembina kegiatan kerja, Kavinda, menjelaskan tak hanya membuat sus cokelat eclair, warga binaan juga diajak membuat takoyaki khas Jepang. Produk yang dihasilkan pun tetap memperhatikan standar kebersihan dan kualitas rasa.
“Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi kreativitas warga binaan agar mereka tetap produktif meskipun berada di dalam lapas. Melalui bimbingan rutin di unit bakery ini, kami ingin membuktikan bahwa bakat-bakat luar biasa dapat muncul jika diberikan wadah yang tepat,” ujarnya, Kamis, 30 April 2026.
Menurutnya, disiplin kerja di dapur menjadi kunci untuk menghasilkan produk yang layak jual. Para warga binaan pun konsisten dalam memproduksi kue setiap harinya. Tak heran jika banyak yang menantikan kue-kue hasil olahan mereka.
Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Pengawasan Daycare“Produk yang dipasarkan secara internal ini bukan hanya soal urusan perut, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi para pembuatnya karena mampu menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi dan dinikmati oleh orang lain,” lanjutnya.
Salah satu warga binaan, Catline, menjelaskan sangat antusias dalam mempelajari resep-resep kue terbaru. Warga negara asing (WNA) itu juga terbantu dengan kegiatan positif yang diberikan oleh Lapas Perempuan Malang.
“Saya sangat senang bisa terlibat dalam pembuatan kue setiap hari di sini. Belajar membuat sus cokelat dan takoyaki memberikan saya pengetahuan baru tentang cara mengolah makanan dengan standar yang baik. Kegiatan ini membuat hari-hari saya menjadi lebih bermakna dan saya merasa lebih berdaya karena bisa terus berkarya,” ungkap Catline.(*)