KETIK, JAKARTA – Komaruddin Hidayat dipercaya memimpin Dewan Pers periode 2025-2028. Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pers dalam rapat anggota Dewan Pers pada 14 Mei 2025 lalu.

Komaruddin menggantikan Ninik Rahayu. Penetapan kepengurusan baru tersebut dilakukan setelah pemerintah menetapkan anggota Dewan Pers periode 2025-2028 melalui Keputusan Presiden Nomor 16/M Tahun 2025.

Komaruddin dikenal sebagai akademisi, cendekiawan Muslim, penulis, dan pemikir yang banyak berkecimpung dalam kajian agama, filsafat, serta persoalan sosial kemasyarakatan.

Ia lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 18 Oktober 1953. Pendidikan keagamaannya ditempuh sejak masa muda sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Komaruddin kemudian melanjutkan pendidikan di Turki dan meraih gelar doktor dari Middle East Technical University, Ankara.

Baca Juga:
Prof Suwaib Amiruddin, Rektor Berambut Gondrong Pertama Universitas Banten, Ini Sosoknya

Karier akademiknya berkembang di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia dipercaya menjadi rektor perguruan tinggi tersebut selama dua periode, 2006-2015.

Setelah itu, Komaruddin dipercaya menjadi rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) pada periode 2019-2024.

Selain aktif di dunia akademik, Komaruddin dikenal produktif menulis buku dan artikel mengenai agama, filsafat, kebangsaan, serta kehidupan masyarakat.

Pengalaman panjang sebagai akademisi dan pemimpin perguruan tinggi menjadi bagian penting dari rekam jejaknya sebelum dipercaya masuk dalam jajaran Dewan Pers.

Baca Juga:
Tak Biasa! Sosok Rambut Gondrong yang Juga Profesor Ini Nakhodai Kwarda Pramuka Banten

Sebagai Ketua Dewan Pers, Komaruddin menghadapi tantangan perkembangan ekosistem media yang semakin cepat. Transformasi digital, disinformasi, kecerdasan buatan, serta perubahan model bisnis media menjadi sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Dewan Pers di bawah kepemimpinannya juga menghadapi tantangan menjaga kualitas jurnalistik sekaligus memastikan kemerdekaan pers tetap berjalan di tengah perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat.

Dengan latar belakang akademik dan pengalaman panjang di ruang publik, Komaruddin Hidayat kini membawa perspektif intelektualnya dalam memimpin lembaga yang memiliki peran penting dalam menjaga kemerdekaan dan profesionalisme pers Indonesia hingga 2028.(*)