Mengenal Ayam Ingkung, Hidangan Tradisional yang Hadir Saat Lebaran

Jurnalis: Fariha Al Jihan
Editor: Fisca Tanjung

21 Mar 2026 18:00

Thumbnail Mengenal Ayam Ingkung, Hidangan Tradisional yang Hadir Saat Lebaran
Ilustrasi ayam ingkung yang kerap disajikan saat Lebaran Idul Fitri. (Foto: Pinterest)

KETIK, SURABAYA – Menjelang Lebaran, berbagai hidangan khas mulai disiapkan oleh masyarakat untuk menyambut hari raya. Selain ketupat dan opor ayam, sebagian masyarakat Jawa juga menyajikan ayam ingkung sebagai hidangan tradisional saat Idulfitri.

Makanan khas dari Yogyakarta ini sering dihidangkan kepada tamu yang datang bersilaturahmi pada hari Lebaran.

Ayam ingkung memiliki ciri khas dalam cara memasak dan penyajiannya. Hidangan ini berupa ayam utuh yang dimasak dengan bumbu rempah dan santan, kemudian disajikan dengan posisi kaki terlipat seperti orang yang sedang duduk bersimpuh.

Cara penyajian tersebut menjadi ciri khas tersendiri yang membedakan ayam ingkung dengan hidangan ayam lainnya.

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang 0,34 Persen, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Selama Lebaran jadi Pemicu

Tidak hanya dikenal sebagai sajian kuliner, ayam ingkung juga memiliki makna dalam tradisi masyarakat Jawa. Bentuk ayam yang disajikan utuh melambangkan sikap kerendahan hati serta ketundukan manusia kepada Tuhan.

Hidangan ini sering disajikan dalam berbagai acara selamatan atau doa bersama yang dilakukan menjelang maupun setelah Idulfitri.

Dalam tradisi Jawa, ayam ingkung umumnya menggunakan ayam jantan, karena memiliki makna sebagai pengingat agar manusia meninggalkan sifat-sifat buruk seperti kesombongan dan keangkuhan.

Selain itu, ayam jantan kampung juga dianggap memiliki daging yang lebih gurih sehingga cocok dimasak dengan bumbu rempah dan santan.

Baca Juga:
Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga dan Stok Kebutuhan Pokok Stabil Usai Lebaran

Namun, dalam kegiatan sehari-hari tidak ada aturan yang mewajibkan penggunaan ayam jantan. Ayam betina atau ayam kampung biasa juga dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat ayam ingkung.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, penyajian ayam ingkung juga dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan. Hidangan ini biasanya disajikan bersama menu lain seperti Ketupat atau Opor ayam.

Makanan tersebut kemudian disantap bersama keluarga setelah salat Idulfitri atau saat menerima tamu yang datang berkunjung.

Melalui tradisi tersebut, ayam ingkung tidak sekadar menjadi sajian Lebaran, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang mencerminkan nilai kebersamaan, rasa syukur, serta kedekatan spiritual dalam kehidupan masyarakat. (*)

Baca Sebelumnya

Seorang Anak Dilaporkan Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Baca Selanjutnya

DPRD Kota Malang Endus Dugaan Jual-Beli Bedak Rp300 Juta di Lahan Relokasi Pasar Gadang

Tags:

Ayam ingkung khas Jogja Hidangan lebaran Tradisional idul fitri

Berita lainnya oleh Fariha Al Jihan

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

12 April 2026 14:26

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

11 April 2026 12:50

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

10 April 2026 16:34

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

10 April 2026 11:43

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

9 April 2026 12:02

Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Pansus DPRD Jatim Nilai LKPJ Gubernur 2025 Layak Dibahas, Soroti Dampak Program

8 April 2026 14:17

Pansus DPRD Jatim Nilai LKPJ Gubernur 2025 Layak Dibahas, Soroti Dampak Program

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar