Menengok Ritual Kelenteng Hong San Koo Tee Surabaya, Bersih-bersih Rupang Saat Dewa Melapor ke Langit

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Aziz Mahrizal

14 Feb 2026 10:45

Thumbnail Menengok Ritual Kelenteng Hong San Koo Tee Surabaya, Bersih-bersih Rupang Saat Dewa Melapor ke Langit
Petugas Kelenteng Cokro Surabaya saat ritual membersihkan rupang menjelang perayaan Imlek. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada 17 Februari 2026 tinggal menghitung hari. Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh para pengurus kelenteng untuk menyambut hari raya tersebut, salah satunya adalah tradisi mencuci rupang atau patung dewa.

Kegiatan ini salah satunya berlangsung di Kelenteng Hong San Koo Tee, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Kelenteng Cokro, berlokasi di kawasan Tegalsari, Surabaya. 

Pengurus kelenteng, Robertus, menjelaskan makna mendalam di balik prosesi pembersihan rupang tersebut.

"Kalau secara tradisi, kami membersihkan supaya kelihatan terang semua. Anggapannya bahwa di tahun yang baru ini semua bersih terus, rezeki bisa masuk banyak," katanya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Prosesi pembersihan ini dilakukan tepat seminggu sebelum perayaan Tahun Baru Imlek. Pemilihan waktu tujuh hari menjelang hari H ini bukan tanpa alasan. Robertus menceritakan bahwa pada waktu tersebut, para dewa diyakini sedang meninggalkan rupang untuk naik ke langit guna melaporkan segala perbuatan manusia, khususnya umat Buddha.

"Saat rupang kosong. Mereka (dewa) sudah naik ke atas untuk melaporkan semuanya. Nah, maka itu kami bisa bersih-bersih karena biasanya kami tidak boleh bersih-bersih dulu selama satu tahun," ungkapnya.

Selama proses pencucian, Robertus menjelaskan bahwa tidak ada aturan baku mengenai teknis pembersihan. Semua rupang, mulai dari ukuran besar hingga yang terkecil, dibersihkan.

Menariknya, Robertus menyebutkan bahwa siapa pun diperbolehkan terlibat bersih-bersih ini tanpa memandang latar belakang agama. Syarat utamanya hanyalah ketelitian dan kehati-hatian.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

"Tapi kami tidak minta bantuan orang luar (kelenteng), karena mereka tidak paham dan tidak terbiasa. Karena kalau ada yang pecah, rupang itu harus segera dibuang," tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Tutup Bulan Nisfu Syakban, Gerindra Kendal Borong Dagangan UMKM untuk Aksi Jumat Berkah

Baca Selanjutnya

Sumber Perayaan Valentine's Day Itu Adalah Jalan Kayoon Surabaya, Ada Mawar Merah hingga Buket Kreatif

Tags:

imlek Tahun Baru Imlek kelenteng Cokro Berita Surabaya kelenteng Surabaya Kelenteng Hong San Koo Tee dewa surabaya

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

13 April 2026 21:52

Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

13 April 2026 21:48

Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Daftar Susunan Pemain Indonesia U-17, Siap Bawa Kemenangan Perdana Hadapi Timor Leste

13 April 2026 19:09

Daftar Susunan Pemain Indonesia U-17, Siap Bawa Kemenangan Perdana Hadapi Timor Leste

Mengintip Kegiatan 59 Jemaah Praktik Manasik di Asrama Haji Surabaya, Jadi Bekal ke Tanah Suci

13 April 2026 14:36

Mengintip Kegiatan 59 Jemaah Praktik Manasik di Asrama Haji Surabaya, Jadi Bekal ke Tanah Suci

Super League Hampir Berakhir, Bernardo Tavares Pilih Siapkan Musim Depan

12 April 2026 22:20

Super League Hampir Berakhir, Bernardo Tavares Pilih Siapkan Musim Depan

DKD Jawa Timur Gelar Sidparda 2026, Perkuat Peran Dewan Kerja Hadapi Era Perubahan

12 April 2026 18:19

DKD Jawa Timur Gelar Sidparda 2026, Perkuat Peran Dewan Kerja Hadapi Era Perubahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar