Melawan Putus Obat: RSUD Sleman Gelar Sarasehan, Bangkitkan Motivasi Pasien TB Resistan Obat

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

1 Nov 2025 10:28

Thumbnail Melawan Putus Obat: RSUD Sleman Gelar Sarasehan, Bangkitkan Motivasi Pasien TB Resistan Obat
Melalui sarasehan ini, RSUD Sleman berharap pasien TB RO semakin termotivasi menjaga kepatuhan minum obat hingga tuntas, sekaligus sebagai upaya meningkatkan dukungan psikososial bagi para pejuang TB. (Foto: Humas RSUD Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Tingginya angka putus obat akibat lamanya durasi terapi dan efek samping yang berat menjadi tantangan utama dalam penanganan kasus Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO). Dalam upaya konkret mengatasi persoalan ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) menggelar Sarasehan Kesehatan yang secara khusus ditujukan untuk pasien TB R0.

Humas RSUD Sleman dalam keterangannya Jumat 30 Oktober 2025 menyebutkan, acara yang dilaksanakan di Ruang Tunggu Klinik TB RSUD Sleman belum lama ini dirancang untuk menciptakan ruang dukungan moral dan edukasi yang intensif. Kegiatan ini bertujuan ganda: meningkatkan pemahaman pasien terhadap pentingnya pengobatan, sekaligus memupuk kembali semangat mereka yang sering kali meredup di tengah proses terapi yang panjang.

dr Bheti Yuliana Fitrianingsih, Sp.P, dokter spesialis paru RSUD Sleman, tampil sebagai narasumber utama. Dalam sesi bertema “Motivasi Minum Obat pada Pasien TB”. Ia menjelaskan secara rinci mekanisme kerja obat serta dampak fatal dari pengobatan yang terhenti.

"Pengobatan TB RO membutuhkan waktu yang panjang, bisa mencapai 18 hingga 24 bulan, dan memang memiliki efek samping yang tidak ringan. Namun, perlu digarisbawahi, kunci utama kesembuhan pasien TB adalah ketekunan. Disiplin dan semangat yang konsisten sangat menentukan. Jika pasien tidak disiplin dan berhenti minum obat, kuman TB bisa menjadi semakin resistan, dan peluang sembuh akan sangat menurun. Ini adalah perjuangan yang harus dimenangkan oleh setiap pasien," tegas dr Bheti.

Peran Dukungan Komunitas dan Keluarga

Kasus TB RO tidak hanya menyerang fisik, tetapi juga membebani mental pasien. Efek samping obat yang menyebabkan mual, pusing, bahkan gangguan psikologis, seringkali membuat pasien berada di titik jenuh dan rentan mengambil keputusan untuk berhenti berobat. Sarasehan ini pun dioptimalkan sebagai wadah peer support yang efektif.

Seorang pasien, sebut saja Rahmat (55), yang telah menjalani pengobatan selama sepuluh bulan, berbagi pengalamannya.

"Awalnya saya merasa sendiri, malu, dan ingin menyerah. Obatnya banyak sekali, rasanya mual setiap hari. Tapi, setelah sering bertemu dengan pasien lain di klinik dan ikut acara seperti ini, saya sadar bahwa saya tidak berjuang sendirian. Kisah mereka membuat saya malu jika harus berhenti," ungkapnya haru, merujuk pada kekuatan dukungan komunitas.

Pihak PKRS RSUD Sleman menjelaskan, interaksi semacam ini sangat krusial. Pasien tidak hanya mendapatkan informasi klinis, tetapi juga dukungan emosional dari sesama pejuang TB RO yang memahami betul tantangan yang dihadapi.Mereka berharap, dukungan dari nakes, keluarga, dan sesama pasien dapat menjadi energi baru bagi mereka untuk menjaga kepatuhan minum obat hingga benar-benar tuntas.

Selain itu RSUD Sleman juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pengendalian TB demi memutus rantai penularan dan mencegah kasus resistansi obat baru. (*)

Baca Juga:
Di Balik Tuntutan ‘Harus Kuat’, Mengenal Toxic Masculinity dalam Kehidupan Sehari-hari
Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
Baca Sebelumnya

Cuaca Kota Yogyakarta 1 November 2025 Hujan Ringan, Begitupun Palembang

Baca Selanjutnya

Peringati Sumpah Pemuda, KNPI Langsa Serahkan Penghargaan kepada Forkopimda

Tags:

TB-RO RSUD Sleman Sarasehan Kesehatan Pengobatan Tuberkulosis Dukungan Pasien Edukasi kesehatan kesehatan mental Kesadaran Masyarakat deteksi dini Pengendalian TB Pemkab Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar