Masyarakat Masih Ngeyel Parkir di Tepi Jalan Kayutangan Heritage, Sepeda Langsung Diangkut dan Digembosi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

17 Feb 2026 19:35

Thumbnail Masyarakat Masih Ngeyel Parkir di Tepi Jalan Kayutangan Heritage, Sepeda Langsung Diangkut dan Digembosi
Dishub Kota Malang saat melakukan penggembosan kendaraan yang ngeyel parkir sembarangan di Kayutangan Heritage. (Foto: Dishub Kota Malang)

KETIK, MALANG – Meski sudah berkali-kali memberikan sosialisasi dan peringatan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang masih menemui masyarakat yang ngeyel parkir di tepi jalan Kayutangan Heritage. Imbasnya puluhan sepeda motor langsung diangkut dan beberapa dilakukan penggembosan.

Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat, menjelaskan pada 16 Februari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB, ditemukan 50 kendaraan yang parkir di sisi kanan ruas jalan Kayutangan Heritage. Sejak 7 Januari 2026 lalu, pasca-peresmian Gedung Parkir Kayutangan, sisi kanan jalan harus steril dari kendaraan, dan sisi kiri jalan hanya digunakan untuk kendaraan roda 4.

"Kemarin malam kami menindak sekitar 10 pengendara, diangkut dan yang lainnya ada yang kami gembosi. Tetapi memang kami tidak ada persiapan, akhirnya seadanya saja. Kalau yang parkir banyak kurang lebih 50 kendaraan. Sampai di badan jalan atau di jalur sepeda," ujarnya, Selasa, 17 Februari 2026.

Setelah melakukan operasi, para pelanggar tersebut beralasan sedang berteduh. Ketika terdapat 1-2 kendaraan yang berhenti, kendaraan lain spontan mengikuti dan parkir di kawasan terlarang. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Kedua, berdasarkan informasi karyawan di kawasan itu, tidak ada jukirnya. Padahal juga sudah diberikan teguran tidak boleh parkir tetapi jawabnya 'sebentar saja', ternyata ditinggal," lanjutnya.

Rahmat menjelaskan jukir-jukir yang berada di kanan jalan Kayutangan Heritage sudah diberikan pemahaman tentang sterilisasi kawasan. Dishub Kota Malang juga telah mencarikan lahan parkir untuk mereka dan telah dipahami oleh jukir.

"Kebanyakan yang parkir di situ adalah pengendara yang ngeyel alasan lokasi yang dituju dekat dengan tempat parkir. Ada dugaan ada jukir yang mencoba melegalkan agar sisi kanan kembali menjadi tempat parkir. Tapi kalau kemarin malam tidak ada jukirnya," tuturnya.

Dishub Kota Malang sendiri hanya memiliki kewenangan untuk mengimbau, melakukan pembinaan hingga pengangkutan dan penggembosan. Pihak kepolisian dan Satpol PP Kota Malang lah yang berwenang melakukan penegakan hukum.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

"Satpol PP bisa tipiring, kepolisian bisa menilang. Kalau jukir tetap memaksa melakukan, tindakannya kepolisian bisa memberikan hukuman karena melakukan pungutan liar. Bisa juga dari Satpol PP ada melanggar Perda yang berbunyi menempatkan kendaraan tidak pada peruntukannya," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Hilal Tidak Terlihat di Situbondo, Bupati Ajak Masyarakat Sambut Ramadan dengan Saling Menghormati

Baca Selanjutnya

Catat dan Ikuti! Ini Program dan Kegiatan di Masjid Al-Akbar Surabaya Selama Ramadan 1447 H

Tags:

Dishub Kota Malang Parkir Sembarangan kayutangan Kayutangan Heritage Kota Malang Penindakan Parkir Liar

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar