Mahasiswa KKN 23 UTM Gelar Praktek Pembuatan Pupuk Organik Kotoran Sapi di Pakong Pamekasan

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: M. Rifat

26 Jul 2024 02:31

Thumbnail Mahasiswa KKN 23 UTM Gelar Praktek Pembuatan Pupuk Organik Kotoran Sapi di Pakong Pamekasan
Mahasiswa KKN 23 UTM saat mempraktekkan pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi dengan disaksikan kelompok tani di Desa Bicorong Kecamatan Pakong (25/7/2024). (Foto: Mat Jusi/Ketik.co.id)

KETIK, SAMPANG – Masalah ketersediaan pupuk dan tingginya biaya operasi produksi (BOP) setiap musim tanam selalu dihadapi petani di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, tidak terkecuali petani Bicorong, Kecamatan Pakong.

Untuk membantu mengatasi problema tersebut, Mahasiswa KKN 23 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi di Balai Desa Bicorong, Kecamatan Pakong dengan melibatkan kelompok tani setempat.

Selain itu, Mahasiswa KKN 23 UTM juga mempraktekkan langsung pembuatan pupuk organik yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti kotoran sapi, EM4, tetes tebu, arang sekam, sekam padi dan air.

Proses dimulai dengan kotoran sapi yang telah kering dicampurkan larutan EM4 yang telah difermantasi selama 24 jam dengan tetes tebu dan air. Selanjutnya, campuran ini diaduk bersama arang sekam dan sekam mentah, lalu ditutup menggunakan terpal untuk proses fermentasi yang memakan waktu antara 7 hingga 14 hari.

Baca Juga:
Kinerja Positif, PTP Nonpetikemas Palembang Sukses Tangani 4.509 Ton Bahan Baku Pupuk Impor

Gozali Achmad Saputra Koordinator Program Pupuk menjelaskan bahwa Tujuan dari sosialisasi dan praktek pembuatan pupuk organik yaitu untuk mengedukasi kelompok tani.

"Petani bisa memanfaatkan limbah kotoran sapi untuk diolah agar menjadi pupuk kandang" ujarnya, Jumat (26/07/2024).

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para petani meningkatkan hasil panen mereka secara berkelanjutan dengan metode yang lebih ramah lingkungan.

"Semoga dengan diadakan praktek pembuatan pupuk organik bisa mengantisipasi akan kesulitan mendapatkan pupuk kimia dan memanfaatkan limbah kotoran hewan terutama sapi Madura," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

Baca Sebelumnya

Diduga Selingkuh, Warga Datangi Kalurahan Tuntut Dukuh di Kulon Progo Mundur

Baca Selanjutnya

Moch Wijdan Divonis 8 Bulan, Masyarakat Apresiasi Putusan Hakim PN Sampang

Tags:

Mahasiswa KKN 23 UTM pupuk pupuk organik kelompok tani Kotoran Sapi

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

16 April 2026 09:33

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

15 April 2026 19:22

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

15 April 2026 19:11

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H