Mahasiswa Geruduk Mapolres Sampang, Desak Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Aziz Mahrizal

31 Agt 2025 16:14

Thumbnail Mahasiswa Geruduk Mapolres Sampang, Desak Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Sampang, Minggu, 31 Agustus 2025. (Foto: Mat Jusi/Ketik)

KETIK, SAMPANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Sampang, Madura, Jawa Timur pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Aksi ini merupakan respons terhadap tindakan represif aparat yang terjadi saat demonstrasi di Gedung DPR RI, Jakarta, pada 28 Agustus 2025. Salah satu tindakan represif tersebut berujung pada tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Dalam aksinya, massa menuntut pertanggungjawaban dari kepolisian. Awalnya, demonstrasi yang dimulai sejak pagi berlangsung tertib. Namun, ketegangan mulai memuncak saat perwakilan dari Cipayung Plus menyerahkan surat tuntutan. Situasi menjadi ricuh karena Kapolres Sampang, AKBP Hartono, menolak untuk menandatangani surat tersebut.

Merasa kecewa, massa kemudian bergerak ke Jalan Jaksa Agung Suprapto, tepat di perempatan utama Kota Sampang. Mereka membentangkan spanduk, melantangkan orasi, dan memblokade jalan sehingga arus lalu lintas lumpuh total.

Baca Juga:
Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Foto Mahasiswa saat memblokade jalan nasional di Jalan Jaksa Agung Suprapto, tepat di perempatan utama Kota Sampang, Minggu, 31 Agustus 2025(Foto: Mat Jusi/Ketik).Mahasiswa saat memblokade jalan nasional di Jalan Jaksa Agung Suprapto, tepat di perempatan utama Kota Sampang, Minggu, 31 Agustus 2025(Foto: Mat Jusi/Ketik).

Dalam pernyataan resminya, Cipayung Plus menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mereka meminta kepolisian bertanggung jawab secara transparan. Kedua, mereka mendesak pengusutan tuntas kasus kematian Affan Kurniawan. Ketiga, mereka menuntut penghentian segala bentuk kekerasan dan tindakan represif terhadap masyarakat sipil.

Koordinator aksi, Ahmad Dahlan, yang juga koordinator lapangan (korlap) PC PMII Sampang, menegaskan bahwa tragedi yang menimpa Affan Kurniawan bukan sekadar masalah individu. Menurutnya, insiden tersebut secara nyata mencerminkan ancaman terhadap keselamatan warga sipil oleh aparat yang seharusnya menjadi pelindung.

"Kapolres menolak menandatangani tuntutan kami, itu berarti beliau tidak serius melindungi rakyat. Karena itu, kami turun ke jalan dan akan terus bergerak sampai tuntutan kami dipenuhi," teriaknya. (*)

Baca Juga:
Razia Gabungan di Lapas Kelas I Malang, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Baca Sebelumnya

Pramuka Jadi Pahlawan, Bersihkan Grahadi Pasca Demonstrasi

Baca Selanjutnya

Rektor Untag Surabaya: Wisudawan Harus Beri Kontribusi Nyata kepada Masyarakat

Tags:

demo Mapolres Sampang Ojol Affan Kurniawan Driver Ojol Brimob Sampang

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar