KETIK, BANDUNG BARAT – Longsor terjadi di dua titik di Kampung Pasirkuning dan Kampung Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat sekitar pukul 03.00 WIB Sabtu 24 Januari 2026. Longsor dipicu hujan dalam dua hari belakangan ini.
"Dari keterangan Ketua RW 02, diperkirakan sekitar 30-an rumah warga tertimbun material longsor," kata Piket Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Cisarua, Ipda Haryono dalam laporannya.
Dari laporan sementara tercatat ada empat warga yang tewas tertimbun dari 114 warga terdampak. Sesaat setelah kejadian, sebagian warga sudah dievakuasi ke Aula Desa Pasirlangu.
Kapolsek Cisarua, A. Y. Yogaswara, mengatakan, kejadian bermula saat warga mendengar suara gemuruh keras sebelum longsoran besar meluncur dari titik awal di Kampung Pasirkuning hingga ke Kampung Pasir Kuda.
"Sekitar 30 rumah dilaporkan tertimbun material longsor. Data sementara mencatat 114 warga terdata terdampak, dengan rincian 21 orang berhasil ditemukan selamat, empat orang ditemukan meninggal dunia, dan sekitar 89 orang masih dalam pencarian," kata Yogaswara dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/1) pagi.
Menurut Yoga, warga mengakui pada malam sebelumnya Jumat (23/1/26), pergerakan tanah sudah mulai dirasakan warga di sekitar TKP yang mendorong petugas terkait melakukan evakuasi ke tempat lebih aman.
Kapolsek mengatakan hingga laporan terakhir dibuat, proses pencarian korban masih terus berlangsung.
"Korban hingga saat ini masih dalam pencarian. Tim gabungan terus melakukan upaya evakuasi dan penyisiran di lokasi terdampak longsor dan banjir bandang," kata Yogaswara
Ia menambahkan, kondisi medan yang berat dan masih hujan serta material longsor yang tebal menjadi kendala bagi petugas di lapangan.
"Kami bersama unsur terkait terus berupaya maksimal meskipun kondisi di lapangan cukup sulit," pungkas Yoga.(*)
