Lihat Sepatu Tak Layak Milik Siswa SMKN 4 Tersusun di Rak, Kadisdik Jatim Diam-Diam Gantikan yang Baru

3 Maret 2026 14:57 3 Mar 2026 14:57

Thumbnail Lihat Sepatu Tak Layak Milik Siswa SMKN 4 Tersusun di Rak, Kadisdik Jatim  Diam-Diam Gantikan yang Baru

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengganti sepatu lama seorang murid yang sudah tidak layak pakai dengan sepatu baru (Foto: Humas Disdik Jatim)

KETIK, SURABAYA – Momentum Ramadan Pendidikan Berdampak 1447 H dimanfaatkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai untuk berbagi kepedulian. Dalam kunjungannya ke SMKN 4 Surabaya pada Senin, 2 Maret 2026, Aries menukar sepatu murid-murid yang sudah tidak layak pakai dengan sepasang sepatu baru.

Peristiwa tersebut bermula saat Aries berkeliling sekolah dan melihat sepatu murid yang tampak koyak, tetapi tersusun rapi di rak depan kelas. Pemandangan itu pun menarik perhatiannya

Ia menilai kondisi tersebut bukan sekadar soal keterbatasan fasilitas, tetapi juga mencerminkan keteguhan dan semangat seorang siswa yang tetap datang ke sekolah, duduk di kelas dan belajar penuh harapan meski dalam keterbatasan.

“Boleh jadi sepatu mereka sederhana, bahkan koyak. Namun, semangat belajar mereka tidak boleh ikut koyak. Semoga hadirnya sepatu baru ini semakin memacu semangat anak kita untuk terus belajar, melangkah lebih percaya diri, dan menjemput masa depan yang lebih baik,” ujar Aries.

Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang sarana dan prasarana, melainkan juga tentang kepedulian dan empati. Melalui momen Ramadan yang penuh makna, ia berharap tumbuh kesadaran bahwa setiap keterbatasan harus dijawab dengan perhatian dan dukungan nyata.

Aries juga menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dan seluruh pihak dalam memastikan tidak ada peserta didik yang kehilangan semangat belajar hanya karena kendala ekonomi. Baginya, kepedulian kecil dapat melahirkan harapan besar bagi masa depan generasi muda.

Aksi sederhana tersebut bukan kali pertama terjadi, tapi dilakukannya hampir di setiap kunjungan ke sekolah-sekolah. Ini menjadi simbol bahwa pendidikan yang berdampak tidak hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga dalam tindakan nyata menyentuh kehidupan siswa secara langsung.

Sepatu-sepatu baru yang diberinya juga bukan buatan merek asing, melainkan produk lokal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kota Mojokerto. (*)

Tombol Google News

Tags:

Aries Agung Paewai DISDIK SMKN 4 Surabaya jatim Pendidikan sepatu UMKM sepatu mojokerto