KETIK, KEDIRI – Pertamina Patra Niaga menambah jumlah pasokan tabung LPG 3 kg pada libur panjang Isra Miraj 2026. Tambahan pasokan itu untuk menjamin ketersediaan energi seiring peningkatan potensi penggunaan.
Di Kabupaten dan Kota Kediri, Pertamina Patra Niaga menambah alokasi sebanyak 42.920 tabung. Dengan rincian sebanyak 32.280 tabung di wilayah Kabupaten Kediri dan 10.640 di Kota Kediri.
Sementara secara menyeluruh pada periode libur panjang Isra Miraj 2026 mulai 16 hingga 18 Januari, Pertamina Patra Niaga menambah sebanyak 813.800 tabung LPG 3 kg di Jatim. Alokasi fakultatif itu sebanyak 51,2 persen dari rata-rata kebutuhan alokasi harian di Jatim sebesar 1.588.282 tabung.
“Pada momen libur panjang, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Jumat 16 Januari 2026.
"Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” sambungnya.
Dengan kondisi libur panjang ini, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus pastikan pasokan energi wilayah Jawa Timur, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selama libur panjang Isra Miraj ini, stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan. Pertamina juga tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar.
“Untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarpras SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” imbuhnya.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi. Serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan LPG sesuai peruntukannya, dimana LPG 3 Kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Serta menggunakan LPG Non Subsidi (Brightgas) bagi masyarakat mampu.
“Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135,” pungkasnya.(*)
