Libur Nataru, Ketua DPRD Pacitan Ingatkan Pengelola Tak Kendur Urus Keamanan Wisata

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

29 Des 2025 11:21

Thumbnail Libur Nataru, Ketua DPRD Pacitan Ingatkan Pengelola Tak Kendur Urus Keamanan Wisata
Ketua DPRD Pacitan Arif Setyo Budi saat menyampaikan pernyataan terkait pengawasan objek wisata selama Nataru, Senin, 29 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Lonjakan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membuat sejumlah objek wisata di Kabupaten Pacitan dipadati pengunjung.

Kondisi ini terlihat di berbagai destinasi favorit, khususnya kawasan pantai yang menjadi magnet utama wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

Di tengah euforia liburan, Ketua DPRD Pacitan Arif Setyo Budi mengingatkan pengelola wisata agar tidak lengah dalam mengurus berbagai aspek, terutama keamanan di lokasi wisata yang memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi.

“Saya mendorong agar pengelola objek wisata pada masa Nataru betul-betul memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban pengunjung,” kata Arif Setyo Budi, Senin, 29 Desember 2025.

Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Menurutnya, Pacitan memiliki tantangan khas sebagai daerah tujuan wisata.

Garis pantai yang panjang dan mendominasi wilayah Pacitan menuntut kesiapsiagaan ekstra dari para pengelola, terutama dalam menghadapi potensi gelombang tinggi, arus laut, dan kepadatan pengunjung.

Ia menilai, upaya pencegahan harus dilakukan sejak awal agar risiko kecelakaan dapat ditekan.

Mulai dari kesiapan petugas pengamanan, pemasangan rambu keselamatan, hingga pengaturan arus keluar-masuk pengunjung di kawasan wisata.

Baca Juga:
Selama Lebaran, Pendapatan Sektor Wisata Pacitan Meroket Tembus Rp1,08 Miliar

“Intervensi yang dilakukan DPRD bukan untuk menghambat aktivitas wisata, melainkan memastikan seluruh standar keamanan, kesiapan sarana-prasarana, serta pengelolaan arus pengunjung berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Arif juga menyebut, pengalaman libur panjang sebelumnya menjadi catatan penting.

Sejumlah korban kecelakaan wisatawan di kawasan pantai perlu dijadikan pelajaran bersama agar pengelola lebih siap menghadapi lonjakan pengunjung.

“Penyediaan petugas pengamanan, rambu peringatan, jalur evakuasi, hingga fasilitas pendukung lainnya harus benar-benar diperhatikan. Kami berharap hal tersebut tidak terulang,” pintanya.

Bagi DPRD Pacitan, keberhasilan pengelolaan sektor wisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan.

Minimnya insiden justru menjadi indikator utama bahwa destinasi wisata dikelola secara bertanggung jawab.

“Kami ingin momentum Nataru memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat Kabupaten Pacitan, tanpa mengabaikan keselamatan dan ketertiban umum,” ujar ASB, sapaan akrab Arif Setyo Budi.

ASB menilai, koordinasi lintas pihak menjadi kunci selama masa libur Nataru.

Pengelola wisata, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga unsur masyarakat perlu berada dalam satu irama agar pengawasan dan penanganan di lapangan berjalan efektif.

Harapannya, sinergi seluruh pihak selama libur Nataru dapat menjaga citra Pacitan sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan nyaman.

“Sektor pariwisata Pacitan kami harapkan tetap menjadi pilihan utama wisatawan sekaligus memberi manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat setempat,” tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Avatar: Fire and Ash Tembus 4 Juta Penonton di Indonesia, Raup Lebih dari US$217 Juta di Box Office Global

Baca Selanjutnya

Berbeda dengan Indonesia, Ini Alasan Motor Tidak Populer di Eropa

Tags:

DPRD Pacitan Nataru 2025 wisata pacitan Pengelolaan Wisata Keselamatan Pengunjung Libur Natal dan Tahun Baru

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar