Lewat Pameran Bertajuk Garis Hijau, 47 Seniman Kota Batu Angkat Isu Lingkungan

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Aziz Mahrizal

17 Jan 2026 18:45

Thumbnail Lewat Pameran Bertajuk Garis Hijau, 47 Seniman Kota Batu Angkat Isu Lingkungan
Pameran Garis Hijau yang digelar di Galeri Raos Kota Batu, Sabtu, 17 Januari 2026. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Para perupa Pondok Seni Batu mengajak publik merawat kesadaran ekologis lewat pameran bertajuk Garis Hijau yang digelar di Galeri Raos, Kota Batu, pada 10-31 Januari 2026. Pameran ini menjadi ruang dialog kreatif tentang masa depan lingkungan di tengah pembangunan Kota Batu yang masif.

Pameran Garis Hijau ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 10.00-21.00 WIB. Harga tiket masuk Rp5.000. 

Agenda tahunan yang diinisiasi Pondok Seni Batu tersebut menghadirkan karya seni dua dimensi dan tiga dimensi. Seluruh karya merefleksikan dinamika perubahan ruang serta tekanan pembangunan terhadap lingkungan hidup.

Ketua Yayasan Pondok Seni Kota Batu, Watoni, menyampaikan bahwa pameran tahun ini diikuti oleh 47 perupa yang seluruhnya merupakan anggota Pondok Seni Batu. Tema lingkungan dipilih sebagai bentuk kepedulian seniman terhadap kondisi ekologis, khususnya di wilayah Kota Batu.

Baca Juga:
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

“Pameran Garis Hijau merupakan agenda tahunan kami setiap bulan Januari. Tahun ini diikuti 47 perupa Pondok Seni Batu dan secara khusus mengangkat tema lingkungan,” ujar Watoni, Sabtu, 17 Januari 2026.

Pameran tersebut merupakan respons atas perubahan lingkungan yang semakin terasa akibat alih fungsi lahan dan pembangunan yang masif. Melalui karya-karya yang ditampilkan, para seniman ingin mengajak masyarakat lebih bijak dalam memperlakukan alam.

“Ini adalah bentuk respons kami terhadap kondisi lingkungan, khususnya di Kota Batu. Setidaknya, pameran ini menjadi bagian dari kampanye tentang bagaimana kita memperlakukan alam agar tetap terjaga,” tambahnya.

Secara konseptual, Garis Hijau mengangkat narasi pergeseran identitas Kota Batu dari kota agraris menjadi kota wisata.

Baca Juga:
Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Transformasi tersebut dinilai membawa konsekuensi ekologis, seperti meningkatnya urbanisasi, menyusutnya ruang hijau, serta ketegangan antara kepentingan pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.

Karya-karya dalam pameran ini tidak hanya merekam realitas tersebut, tetapi juga menggugat dan mengajak publik untuk merefleksikannya.

Pelaksanaan pameran ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni. Ia menilai seni dapat menjadi medium yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi langkah bersama untuk terus menjaga semangat berekologis. Selalu ada kisah-kisah inspiratif dalam setiap pilihan kita untuk hidup lebih ramah lingkungan,” ujar Dian. (*)

Baca Sebelumnya

Jamaluddin Idham Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Pemuda Abdya

Baca Selanjutnya

Ketika Lapas Lain Baru Bergerak! Kalapas Perempuan Malang Sudah Bagi Rapor Binaannya, Jalankan Instruksi Pusat

Tags:

pameran seni Garis Hijau Yayasan Pondok Seni Kota Batu Galeri Raos Yayasan Pondok Seni Kota Batu Dlh Kota Batu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

13 April 2026 17:30

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

13 April 2026 15:00

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

13 April 2026 14:46

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

13 April 2026 11:12

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

12 April 2026 20:06

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar