Lelang Parkir RSSA Malang Terindikasi Curang, PT Indo Parkir Utama Lapor Ombudsman RI

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

20 Mar 2024 05:59

Headline

Thumbnail Lelang Parkir RSSA Malang Terindikasi Curang, PT Indo Parkir Utama Lapor Ombudsman RI
Kiagus Firdaus, CEO PT Indo Parkir Utama saat memberikan statement terkait indikasi kecurangan lelang parkir di RSSA Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Diduga terjadi indikasi kecurangan proses lelang parkir yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang. Indikasi tersebut diungkapkan oleh CEO PT Indo Parkir Utama atau Juragan Parkir 55, Kiagus Firdaus.

Indikasi tersebut bermula dari proses pelelangan yang muncul secara mendadak. Selain itu, jeda waktu yang diberikan setelah pengumuman untuk penyusunan draft dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan. 

"Tetapi ada perubahan ketika akan pengumuman. Padahal ketika lelang, jadwal sudah terkonsep mulai dari tahap pembuka pertama sampai pengumuman pemenang. Antara Desember hingga Januari 2023 itu terpending. Kami terus mengejar untuk kapan pengumuman pembukaan sampul pertama, namun alasannya masih ada pertimbangan dan sebagainya," ujar Kiagus kepada Ketik.co.id pada Rabu (20/3/2024). 

Tanpa ada pemberitahuan, pada 18 Maret 2024 tiba-tiba muncul pengumuman peserta yang lolos dalam beauty contest pengelolaan parkir umum RSSA. Dari 11 PT yang terlibat, hanya lima PT yang memenuhi persyaratan awal. Dari lima PT tersebut kembali diseleksi dan hanya dua PT yang lolos. 

Baca Juga:
Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

"Dua PT ini ada indikasi dimiliki satu orang dan merupakan perusahaan dari Jakarta. Sedangkan di sini ada 3 PT lokal yang mengikuti dan salah satunya adalah PT Indo Parkir Utama yang dinyatakan tidak lolos. Alasannya kami tidak lolos seleksi tahap administrasi," jelasnya. 

Untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan tersebut, PT Indo Parkir Utama akan mengadukan kasus tersebut kepada Gubernur, Inspektorat, dan Ombudsman RI di Jawa Timur. Kiagus bersama tim juga telah mencoba menghubungi pihak RSSA namun para pimpinan masih belum dapat ditemui. 

"Kami mengajukan permohonan untuk keterbukaan terhadap proses seleksi ini. Di mana letak kami tidak lolosnya. Kalau memang karena ada persyaratan mutlak yang kami tidak cantumkan, maka akan kami ikuti. Tapi kalau alasannya tidak mutlak, kami akan adukan ini kepada Gubernur Jatim, kepada Inspektorat Jatim dan terakhir akan kami laporkan pada Ombudsman RI di Jatim," tegasnya. 

PT Indo Parkir Utama sendiri memberikan penawaran bagi hasil kepada RSSA sebanyak 60:40 dengan ketentuan PT hanya mendapatkan keuntungan sebesar 40 persen. Tak hanya itu PT Indo Parkir Utama juga memberikan iuran kepada RSSA sebesar Rp 250 juta. 

Baca Juga:
Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

"Inilah tuntutan kami, jangan-jangan ada kepentingan sendiri dari salah satu pihak yang menginginkan kemenangannya sendiri. Bisnis parkir itu uangnya tinggi sekali. Per bulan pendapatan parkir di sini bisa mencapai Rp 250 juta," lanjutnya.

Saat dimintai konfirmasi, Direktur RSSA, Dr. dr. M Bachtiar Budianto mengungkapkan belum dapat memberikan tanggapan. Ia masih akan melakukan koordinasi bersama para tim yang terlibat. 

"Kita masih koordinasi, belum bisa menjawab apa-apa. Kalau ada jawaban nanti akan kami kabari," ujar Bachtiar saat dihubungi. (*)

Baca Sebelumnya

Wacana Pemkab Kembangkan Program Listrik Masuk Sawah di Kediri

Baca Selanjutnya

5 Cara Ini Bisa Membuka Sifat dan Karakter Seseorang, Perhatikan Sebelum Menyesal

Tags:

PT. Indo Parkir Utama RSSA Malang Proses Pelelangan Parkir Umum RSSA Parkir RSSA Juragan parkir 55 Kiagus Firdaus

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar