KETIK, SURABAYA – Persebaya genap berusia 100 tahun pada 2027. Di usia itu, banyak harapan untuk klub pendiri PSSI agar bisa menjadi juara Super League.

Harapan diungkapkan oleh sejumlah legenda Persebaya dari angkatan 1997, Anang Maruf dan Chairil Anwar. Mereka berdua berharap Bajul Ijo bisa menjadi juara.

Anang Maruf mengatakan, sudah rindu Persebaya juara. Terakhir kali, klub kebanggaan Bonek dan Bonita itu juara kompetisi Liga Indonesia pada 2017 atau saat mereka promosi dari Liga 2 ke Liga 1.

"Ini (Persebaya) tim besar. Kami berharap serta semua masyarakat berharap, terutama masyarakat Surabaya kalau bisa Persebaya juara, seperti dulu lagi," katanya pada Senin, 1 Juni 2026.

Disinggung mengenai kedalaman skuad Bernardo Tavares di Super League musim lalu. Anang tidak banyak berkomentar, lantaran menurutnya sudah cukup bagus.

Baca Juga:
Yuran Fernandes Dikabarkan Mendekat ke Persebaya, Bernardo Tavares Belum Banyak Bicara

"Tapi yang perlu ditekankan adalah fanatisme kedaerahan dan militansi seperti kami dulu. Pantang menyerah juga, itu intinya," sambungnya.

Chairil Anwar menambahkan, sebagai pemain yang pernah membela Persebaya. Bisa kembali melihat Bajul Ijo juara lagi merupakan mimpi baginya.

Legenda Persebaya Surabaya Chairul Anwar berharap Bajul Ijo juara saat usia 100 tahun. (Foto: Fitra/Ketik.com)

"Kami rindu sekali juara. Terakhir kali kami juara tahun 2004 (kasta tertinggi Liga Indonesia) berarti sudah lebih dari 20 tahun tanpa gelar," ungkapnya.

Baca Juga:
Merindukan Trofi Pulang Kembali ke Kota Pahlawan! Ambisi Juara 1 Abad Persebaya

Menurutnya saat mumpung saat ini liga belum mulai, ia berharap manajemen segera berbenah, mendatangkan pemain-pemain berkualitas untuk bisa juara.

"Kalau mau juara, semuanya harus kompak. Kerangka timnya juga harus bagus terutama kebersamaan tim. Kami juga merasa memiliki Persebaya," ungkapnya.

Apabila semua pelatih, pemain dan manajemen Persebaya kompak menurut pemain yang akrab disapa Pace ini bisa meraih juara.

"Kenapa kami angkatan 97 dulu bisa juara, karena saat itu menurut saya Persebaya tim terbaik di Indonesia," pungkasnya. (*)