Lapas Cebongan Sleman dan LBH Sembada Jalin Kerjasama Penguatan Pelayanan Hukum

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Aziz Mahrizal

8 Jul 2025 22:43

Thumbnail Lapas Cebongan Sleman dan LBH Sembada Jalin Kerjasama Penguatan Pelayanan Hukum
Lapas Kelas IIB Sleman dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sembada melakukan perpanjangan perjanjian kerja sama di ruang pertemuan LBH Sembada Sleman, Selasa 8 Juli 2025. (Foto: Kelik/Ketik)

KETIK, SLEMAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sembada memperkuat kerjasama dalam penguatan pelayanan hukum bagi warga binaan. Kerjasama ini ditandai dengan perpanjangan perjanjian kerja sama kedua belah pihak di ruang pertemuan LBH Sembada Sleman, Selasa, 8 Juli 2025.

Direktur LBH Sembada, Henrikus Indrayana Yudha Prasetya, mengatakan bahwa kerjasama antara LBH Sembada dengan Lapas Kelas IIB Sleman telah dimulai sejak 2019 dalam berbagai bentuk. Mulai penyuluhan hukum, konseling hukum hingga pendampingan bagi warga binaan yang belum memiliki penasehat hukum.

"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut. Rata-rata setiap pertengahan tahun kami mendampingi lebih dari 20 perkara. Itu hanya perkara yang ditangani di Sleman," ungkapnya.

Disebutkan jika selama ini bentuk pelayanan LBH Sembada yang didirikan oleh Advokat Sapto Nugroho Wusono ini hanya dilakukan untuk penyuluhan, konseling hingga putusan hukum. Ke depan pihaknya diberi kewenangan untuk pengurusan asimilasi, cuti dan bebas bersyarat. Wewenang ini diharapkan bisa ditambahkan dalam kuasa hukum nanti.

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

"Semangatnya adalah bagaimana kami bisa turut serta dalam pelayanan hukum. Selama ini peran kita sampai dengan ketok palu di pengadilan. Tapi ke depan ada kemungkinan kita juga diminta untuk terus mengawal hingga warga binaan menjalani proses asimilasi, cuti bersyarat dan bebas bersyarat," jelas Yudha.

Kepala Lapas Kelas IIB Sleman, Kelik Sulistyanto, menyampaikan bahwa kerjasama dengan LBH Sembada bagi warga binaan dilakukan baik untuk kegiatan litigasi dan nonlitigasi.

"Kami berkolaborasi untuk memberikan pelayanan hukum bagi warga binaan. Apalagi tren kasus hukum di wilayah Sleman dalam dua tahun terakhir mengalami peningkatan," sebutnya.

Kelik menyampaikan saat ini jumlah warga binaan di Lapas Cebongan tercatat sebanyak 317 narapidana meskipun kapasitasnya hanya 225 orang. Adapun tahanan yang masih dititipkan di kepolisian baik Polsek, Polresta hingga Polda berjumlah 138 orang.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

"Jadi kami masih memiliki calon warga binaan lagi, di Polsek-Polresta ada 98 orang dan di Polda ada 40 orang," ungkapnya.

Dia berharap dengan peran litigasi dan nonlitigasi yang dimiliki LBH Sembada kasus-kasus hukum yang terjadi tidak semakin bertambah. Misalnya pacaran, menurut Kelik, orang berpacaran tidak masalah. Tetapi kalau berpacaran berlebihan dan melanggar hukum bisa jadi masalah. Begitu juga jika seseorang keluar rumah membawa sajam, itu bisa ditangkap. Hal-hal ini membutuhkan edukasi dan pemahaman di masyarakat.

"Jadi edukasi dan pemahaman hukum kepada masyarakat perlu terus dilakukan dan ditingkatkan," pungkas Kalapas Kelas IIB Sleman, Kelik Sulistyanto (*)

Baca Sebelumnya

Ini Kata Wabup Situbondo dalam Pemaparan KUA PPAS Rapat Paripurna DPRD

Baca Selanjutnya

Kisah Inspiratif 2 Mahasiswi Unair Surabaya Berprestasi Peraih Beasiswa ACR

Tags:

Lapas Cebongan Sleman LBH Sembada Warga Binaan Kalapas Kelas IIB Sleman Kelik Sulistyanto Sapto Nugroho Wusono Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar