KETIK, ACEH SINGKIL – Warga Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan yang padam di kawasan ibu kota kabupaten tersebut.
Padamnya lampu jalan membuat sejumlah ruas di sekitar Rumah Makan Barokah hingga bundaran Tugu Bank Aceh terlihat gelap pada malam hari.
Udin, warga setempat, mengatakan kondisi tersebut terjadi sejak waktu Magrib.
Ia menyayangkan belum adanya penanganan dari tim teknis Dinas Perhubungan yang menjadi pengelola lampu penerangan jalan.
"Sejak adzan Maghrib tadi lampu jalan seputar RM Barokah hingga bundaran Tugu Bank Aceh terlihat gelap gulita tanpa ada penanganan dari tim teknis Dinas Perhubungan selaku pengelola lampu jalan," kata Udin, Rabu, 19 Agustus 2026.
Baca Juga:
Pemdes Pulo Sarok Aceh Singkil Bagi-Bagi 500 Bendera Merah Putih kepada WargaMenurutnya, kondisi tersebut semestinya segera mendapat respons karena kawasan tersebut merupakan bagian dari pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil.
Ia juga mempertanyakan pengelolaan anggaran penerangan jalan yang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah pada tahun ini.
"Pertanyaannya, mengapa sampai lampu jalan mati sehingga menyebabkan gelap gulita," ujarnya.
Udin menilai kondisi tersebut semakin disayangkan karena Desa Pulo Sarok merupakan kawasan yang terdapat sejumlah fasilitas pemerintahan dan publik.
Baca Juga:
Percasi Aceh Singkil Gelar Turnamen Catur di Rumpun Cafe, Hadiahnya Jutaan RupiahDi antaranya kantor bupati, pendopo bupati, serta Masjid Agung Nurul Makmur.
Selain itu, terdapat pula pendopo wakil bupati di jalur belakang kawasan tersebut.
"Terlebih Pulo Sarok merupakan lokasi perkantoran pemerintah daerah. Di sana terdapat kantor bupati, pendopo bupati, dan Masjid Agung Nurul Makmur. Di jalur belakang ada juga pendopo wakil bupati. Ini aneh," katanya.
Ia berharap persoalan penerangan jalan tersebut segera ditangani sehingga tidak mengganggu aktivitas dan keamanan masyarakat pada malam hari.
Udin juga meminta Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mengevaluasi persoalan tersebut dan meminta jajaran terkait lebih responsif dalam menangani fasilitas publik.
Ia berharap pengelolaan penerangan jalan dapat dilakukan secara optimal demi kenyamanan masyarakat serta mendukung aktivitas di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil mengenai penyebab padamnya lampu jalan maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.(*)