Krisis Guru di Pacitan: Kekurangan Capai 613 Orang per Mei 2025

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

21 Mei 2025 14:20

Thumbnail Krisis Guru di Pacitan: Kekurangan Capai 613 Orang per Mei 2025
Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Negeri Pacitan yang dipandu oleh guru. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Dunia pendidikan Pacitan tengah menghadapi krisis kekurangan guru.

Data terbaru dari Dinas Pendidikan (Dindik) mencatat, per Mei 2025 total kekurangan tenaga pendidik di sekolah negeri mencapai 613 orang, dengan jumlah tertinggi berada di jenjang Sekolah Dasar (SD).

“Untuk jenjang SD kekurangan mencapai 538 guru. Paling banyak guru kelas,” ungkap Rino Budi Santoso, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dindik Pacitan, Selasa, 20 Mei 2025.

Rinciannya, SD kekurangan:

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim
  • Guru Kelas: 273
  • Guru PAI: 94
  • Guru PJOK: 88
  • Kepala Sekolah: 83

Sementara untuk SMP, kebutuhan tenaga pendidik yang belum terpenuhi mencapai 75 guru. Yang paling menonjol adalah kekurangan guru TIK (24 orang), BK (14), dan Bahasa Jawa (13).

Kekurangan guru di Pacitan diperparah oleh ketimpangan antara jumlah guru yang pensiun dan guru yang diangkat sebagai ASN atau PPPK.

“Setiap tahun, bisa 100 sampai 200 guru pensiun. Tapi yang diangkat jumlahnya jauh di bawah itu,” kata Rino menjelaskan penyebabnya.

Rino mengatakan, faktor anggaran menjadi penghambat utama. Meski kebutuhan tinggi, pengangkatan guru bergantung pada alokasi dana dari pemerintah daerah.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

“Kalau anggarannya tidak ada, kuota formasi juga terbatas,” tegasnya.

Kondisi ini membuat kekurangan guru terus bertambah setiap tahunnya.

Selain itu, mulai tahun 2025, pemerintah pusat juga secara resmi melarang rekrutmen tenaga honorer, termasuk guru tidak tetap (GTT).

Padahal, kebutuhan guru belum mampu tertutupi sepenuhnya oleh formasi ASN/PPPK.

"Kalau tetap rekrut GTT, kita melanggar aturan. Tapi kalau tidak, sekolah ya kekurangan guru," kata Rino Budi Santoso.

Masalah lain, formasi guru yang dibuka pun kerap tidak sesuai dengan kualifikasi GTT yang ada. 

“Misalnya, kita butuh guru PAI, tapi di database GTT tidak tersedia sebanyak itu. Jadi kekurangan tetap terjadi,” jelas Rino.

Walaupun tahun ini ada tambahan 95 guru dari seleksi PPPK dan potensi regrouping SD yang bisa menambah 43 formasi, jumlah itu belum cukup menutup kekurangan secara keseluruhan.

“Baru bisa menutupi kebutuhan 138 guru,” tutup Rino. (*)

Baca Sebelumnya

Beri Pendidikan Bertaraf Internasional, Deakin-Lancaster University Buka Beasiswa untuk Semua Kalangan

Baca Selanjutnya

Konsisten Tingkatkan Kinerja, Bank Jatim Raih Penghargaan Prestisius dari The Asian Post

Tags:

pacitan Dindik Pacitan kekurangan guru

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar