KETIK, YOGYAKARTA – Pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) XXVI/Mataram kini resmi memasuki tahap baru. Fokusnya ada pada penataan administrasi serta pengisian struktur organisasi. Langkah besar restrukturisasi militer ini ditandai peresmian 204 satuan baru TNI. Termasuk enam Kodam baru di berbagai kawasan.
Peresmian dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Acara berlangsung dalam puncak Peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin 5 Omtober 2026.
Penyematan nama Kodam XXVI/Mataram mengambil akar sejarah Bumi Mataram. Nilainya merujuk pada kebesaran Kerajaan Mataram Hindu dan Islam. Wilayah tugas komando baru ini mencakup seluruh kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Daerahnya meliputi Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul. Selain kawasan DIY, jangkauan operasionalnya meluas ke lima daerah di Jawa Tengah. Wilayah tersebut yakni Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Klaten, dan Wonogiri.
Komando awal saat ini dipegang oleh Mayor Jenderal TNI Drajad Brima Yoga. Mantan Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (Asintel Kasad) tahun 2024-2026 ini dilantik sebagai Panglima Kodam (Pamgdam) XXVI/Mataram pertama untuk memimpin konsolidasi organisasi. Meski pimpinan tertinggi sudah bertugas, pengisian posisi pejabat utama belum lengkap. Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) dan para asisten masih diproses secara bertahap.
Kondisi penataan internal tersebut disampaikan
Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas, Mayor Inf Suwito, saat di konfirmasi, Senin malam, 5 Oktober 2026.
"Pembentukan Kodam XXVI/Mataram berlangsung bertahap. Hal itu mencakup administrasi dan pengisian struktur organisasi. Sejauh ini baru Panglima Kodam yang ditunjuk. Sementara Kasdam dan asisten belum ada. Selama proses itu, Korem 072/Pamungkas membantu tugas-tugas tertentu," ungkap Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072/Pamungkas
Mayor Inf Suwito.
Di tengah masa transisi ini, Korem 072/Pamungkas memegang peran penting. Perannya menyokong tugas administratif maupun operasional teritorial harian. Bantuan ini disiapkan secara optimal. Tujuannya agar fungsi pertahanan dan pelayanan keamanan bagi masyarakat di wilayah DIY serta sekitarnya tetap berjalan normal tanpa kendala.
Markas Sementara di Gondomanan
Untuk mendukung kegiatan awal, aktivitas operasional Kodam XXVI/Mataram dipusatkan sementara. Lokasinya berada di Kompleks Korem 072/Pamungkas, Kawasan Gondomanan, Kota Yogyakarta. Pemanfaatan markas sementara ini bakal berlangsung beberapa waktu. Prosesnya berjalan sampai pembangunan Markas Komando (Mako) permanen selesai dikerjakan.
Mengenai lokasi markas masa depan tersebut, Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas memberikan gambaran rencananya.
"Untuk sementara berkantor masih di Korem. Markas permanennya nanti rencananya di Godean," terang Mayor Inf Suwito.
Mako permanen Kodam XXVI/Mataram rencananya dibangun di atas lahan Kalurahan Sidoluhur, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Penunjukan titik ini menjadikan kawasan Godean sebagai pusat pertahanan dan keamanan tingkat provinsi. Sebab, Kompleks Mapolda DIY yang baru juga disiapkan berdiri di wilayah Kapanewon yang sama.
"Dengan Kodam baru ini, Godean akan menjadi lokasi dua institusi pertahanan dan keamanan tingkat provinsi. Karena markas baru Polda DIY juga tengah di bangun di sana," tambah Kapenrem 072/Pamungkas, Mayor Inf Suwito.
Dampak dari penataan ruang militer ini ikut memindahkan Markas Korem 072/Pamungkas. Pusat kegiatannya dialihkan sementara waktu ke Kompleks Kompi Demak Ijo. Lokasi di Demak Ijo tersebut ke depannya diproyeksikan menjadi markas permanen Korem 072/Pamungkas.
Terkait target mulainya pembangunan fisik Makodam XXVI/Mataram di Sidoluhur, Godean, jajaran Korem 072/Pamungkas memberikan penjelasan. Pelaksanaannya masih menunggu keputusan dari komando atas.
"Ya mungkin secepatnya. Belum ada timeline. Kita masih menunggu kebijakan dari pimpinan," pungkas Kapenrem 072/Pamungkas, Mayor Inf Suwito. (*)