Konten Miras Berujung Panggilan Polisi, King Abdi Akui Salah dan Minta Maaf

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

18 Jul 2025 16:14

Headline

Thumbnail Konten Miras Berujung Panggilan Polisi, King Abdi Akui Salah dan Minta Maaf
King Abdi setelah memenuhi panggilan klarifikasi Satreskrim Polresta Malang Kota, Jumat, 18 Juli 2025. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – King Abdi, influencer yang viral karena konten promosi toko minuman keras (miras) Sari Jaya 25 di Kota Malang, memenuhi panggilan Polresta Malang Kota pada Jumat, 18 Juli 2025. Pemanggilan ini dilakukan untuk klarifikasi terkait video yang beredar luas di media sosial.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menjelaskan bahwa King Abdi diundang untuk memberikan klarifikasi mengenai video promosi peluncuran toko miras Sari Jaya 25 tersebut.

"Kami dari Polresta Malang Kota mengundang saudara King Abdi yang telah membuatkan konten promosi, launching salah satu toko miras di Kota Malang. Undangan tersebut adalah klarifikasi atas video yang beredar di media sosial," ujar Ipda Yudi. 

Setelah klarifikasi, Polresta Malang Kota akan menindaklanjuti dengan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan bukti-bukti melalui Satreskrim. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Dari ini semua kami akan melaksanakan penyelidikan dulu, untuk mengetahui apakah ada pelanggaran hukum atau tidak. Nanti kami pelajar dulu, bukti-bukti akan dikumpulkan melalui Satreskrim," tambah Ipda Yudi. 

Penyelidikan tidak hanya menyasar King Abdi sebagai penyebar konten, tetapi juga pemilik Toko Sari Jaya 25. Polisi akan mempelajari peran King Abdi dalam pembuatan konten yang dinilai meresahkan masyarakat Malang ini.

"Kami juga akan mempelajari dulu apa peran dari saudara King Abdi dalam pembuatan konten yang cukup meresahkan di Kota Malang. Nanti setelah ada hasilnya akan kami update dan kami infokan," jelasnya. 

King Abdi, yang merupakan mantan peserta MasterChef Indonesia, tiba di Polresta Malang Kota sekitar pukul 10.00 WIB didampingi seorang pria. Ia keluar dari ruangan sekitar pukul 12.40 WIB.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Dalam keterangannya, King Abdi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Malang, pemuka agama, dan Pemerintah Kota Malang atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh kontennya.

"Saya tidak bisa berbicara apa-apa, saya hanya bisa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kota Malang dan pemuka agama, Pemkot Malang, karena sudah bikin gaduh," ujarnya. 

Ia mengakui bahwa tindakannya lalai dan keliru, serta telah memberikan semua informasi dan keterangan yang dibutuhkan pihak kepolisian.

"Nanti seperti apa (hasil pemeriksaan kepolisian), saya sebagai warga negara yang baik akan menunggu ini seperti apa (hasilnya). Saya tidak bisa ngomong apa-apa. Saya yang dikenal sebagai King Abdi, memohon maaf atas kegaduhan ini," tutupnya.

Amrizal Nuril Abdi atau King Abdi, influencer sekaligus pengusaha kuliner, menuai sorotan tajam setelah mempromosikan toko miras Sari Jaya 25 di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang. Video berdurasi hampir tiga menit tersebut memperlihatkan King Abdi seolah mengampanyekan anak muda untuk mengonsumsi alkohol.

Video tersebut sempat diunggah di media sosial, namun belakangan diduga telah dihapus. Meskipun demikian, unduhan konten tersebut telah menyebar di sejumlah grup WhatsApp.

Dalam video, King Abdi terlihat turun dari mobil dan menghampiri seorang pria yang sedang minum es teh. Setelah menanyakan minuman yang dikonsumsi, King Abdi membuang minuman tersebut.

"Arek enom kok ngombe es teh, arek enom iku ngombe alkohol (anak muda kok minum es teh, anak muda itu ya minum alkohol)," ujar King Abdi dalam video.

Kemudian, ia mengajak pria tersebut ke sebuah toko di kawasan Jalan Soekarno Hatta (Soehat). 

"Tak duduhi bakul alkohol anyar di Suhat, Malang, Sari Jaya 25 menyerang Malang, lokasinya di Jalan Suhat (Soekarno Hatta) Kota Malang," kata King Abdi.

Ia kemudian masuk ke dalam toko untuk mengeksplorasi berbagai produk miras beralkohol dan mempromosikan harga yang ditawarkan. (*)

Baca Sebelumnya

Pengurus PWI Jember 2025 – 2028 Dikukuhkan Bupati Fawait, Supra Ungkap Soal Regenerasi

Baca Selanjutnya

Dewan Pengawas RSUD Pacitan Terima Laporan Kinerja Pengelola BLUD

Tags:

Toko Miras Sari Jaya 25 Sari jaya 25 toko miras Kota Malang King Abdi malang miras promosi miras

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar