Kisah Sukses Dhani, Pengusaha Muda Pengekspor Kopi Nusantara ke Pasar Eropa

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Irwansyah

20 Jan 2023 07:47

Headline

Thumbnail Kisah Sukses Dhani, Pengusaha Muda Pengekspor Kopi Nusantara ke Pasar Eropa
Ibnu Surya Ramadhan (Dhani) pengusaha muda yang sukses ekspor kopi Nusantara ke berbagai negara. (Foto: Samsul Hadi Mustofa/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Ibnu Surya Ramadhan merupakan seorang pengusaha muda yang sukses bergerak di dunia kopi. Dhani, sapaan akrabnya, sudah terjun dalam dunia bisnis kurang lebih tujuh tahun. 

Di usianya yang masih 29 tahun ini, Dhani sudah dipercaya mengelola tiga perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, dengan total sembilan pabrik cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Salah satu bisnis utama yang ia geluti adalah ekspor biji kopi nusantara ke berbagai negara. Hobinya yang suka ngopi ini mengantarkan Dhani sukses mengekspor kopi Nusantara ke Asia, Amerika hingga Eropa. 

Indokom Citra Persada adalah perusahaan yang bergerak pada bisnis komoditas kopi yang berkantor pusat di sidoarjo, Jawa Timur, memiliki cabang Di Lampung, Medan, dan Situbondo.

Baca Juga:
Hasil Arahan Gubernur Khofifah! 500 Gelas Kopi Racikan Murid SMKN 1 Turen ala Barista di PSBM XXVI Makassar Laris Manis

Foto Dhani, pengusaha sukses di usia muda.Dhani, pengusaha sukses di usia muda.

Dhani menyampaikan bahwa generasi muda Indonesia tidak minder dengan kualitas kopi Nusantara. Berdasarkan pengalamannya, kopi Nusantara diakui dunia bahkan menjadi base brand kopi internasional.

"Kalau bahasa saya, dunia internasional sudah ketergantungan dengan kopi Indonesia. Ini real dan sudah diakui," kata Dhani kepada Ketik.co.id, Rabu (18/1/2023).

Dalam perputaran bisnisnya, jenis kopi Arabika dan Robusta menempati posisi tertinggi dalam tataran ekspor. Untuk Arabika kata Dhani, kopi Indonesia yang paling sering Di Perdagangkan Kopi Mandheling dan Gayo (Aceh).

Baca Juga:
Manfaat Tersembunyi Secangkir Kopi untuk Kesehatan

"Saya ekspor biji kopi mentah, belum Di roasting. Jadi yang dikirim adalah bahan baku. Alhamdulillah masuk ke industri kopi ternama di dunia," ungkap pria lulusan ITS Jurusan Arsitektur ini. 

Menurut Dhani, Perusahaan ekspor komoditas kopinya selalu berpartisipasi pada pameran kopi Di amerika untuk memasarkan kopi Indonesia. 

"Kalau kopi negara sendiri enak, kenapa harus konsumsi kopi negara lain. Kopi kita gak kalah bagus dari kopi luar negeri," jelasnya. Dhani percaya bahwa konsumsi kopi dalam negeri akan terus naik sehingga sayang apabila diisi kopi luar negeri. 

Foto Dhani berfoto dengan latar belakang pohon kopi.Dhani berfoto dengan latar belakang pohon kopi.

Selain kopi, Dani juga bergerak di bidang properti dan ekspor udang vaname. Ia mengelola cold storage yang mampu menampung 200 ton udang vaname. 

PT Graha Makmur Cipta Pratama adalah perusahaan yang turut ia kelola. PT Graha Makmur Cipta Pratama adalah pengolah dan pengekspor hasil perikanan Budidaya dari Indonesia yang berpusat di Sidoarjo dan Banyuwangi.

"Ini hanya pengolahan saja. Jadi dari supplier dikirim ke kita. Kita proses potong kepala, kupas dan pembekuan. Lalu kirim," katanya. 

Bisnis ekspor udang vaname sudah tembus ke pasar Amerika dan Jepang. Ia mengakui bahwa bisnis vaname memiliki prospek yang bagus, meskipun tingkat persaingannya semakin ketat. 

Berkat kerja kerasnya, kini Dhani dan tim mampu menyerap tenaga kerja hingga ribuan. Terbanyak di Lampung, yakni 1.800 pekerja, diikuti Sidoarjo 800 tenaga kerja. 

Untuk menjalankan operasi bisnis agar optimal dan terkontrol, Dhani harus berbagi tugas dengan kakaknya. Ia bertugas di bagian timur. Bagian barat dihandel langsung oleh sang Kakak. 

"Harus bagi tugas dan kolaborasi," imbuhnya. 

Dhani mengajak generasi muda lainnya untuk terus menempa skillnya sesuai passion. Ia mengungkapkan, untuk sukses di dunia bisnis dan bertahan, seseorang perlu menata niat terlebih dahulu. 

"Dunia bisnis komoditi adalah padat karya yang mana ini adalah resiko. Harus luruskan niat yakni bagaimana bisnis bisa memperkerjakan orang banyak selain memikirkan keuntungan perusahaan. Tidak bisa kalau berpikir hanya untuk kebutuhan diri sendiri," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Tiga Tahun Terakhir, Ungkap Kasus Narkotika di Pagaralam Meningkat

Baca Selanjutnya

Innalillahi, Kakak Tertua Cak Nun, KH Ahmad Fuad Effendi, Berpulang

Tags:

Ibnu Surya Ramadhan Dhani Kopi Nusantara Ekspor kopi Kopi

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar