KETIK, PACITAN – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Pacitan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PII Jawa Timur 2026 yang digelar di Kota Malang pada 9–10 Mei 2026. 

Forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi profesi insinyur sekaligus merumuskan arah organisasi dalam mendukung pembangunan nasional.

Ketua PII Cabang Pacitan, Suparlan, S.Sos, ST, M.M., mengatakan Muswil PII Jawa Timur memiliki peran strategis dalam melahirkan kepengurusan baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan memperkuat kontribusi insinyur di berbagai sektor.

“Dengan Muswil ini diharapkan terbentuk kepengurusan yang memiliki program peningkatan peran insinyur dalam berbagai program pembangunan di Indonesia. Insinyur harus menjadi solusi di lingkungannya di manapun mereka berada,” ujar Suparlan yang hadir di lokasi acara, Minggu, 10 Mei 2026.

Menurutnya, profesi insinyur saat ini memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. 

Baca Juga:
10 Alasan Kuliah di FPIK UB, Pilihan Tepat untuk Masa Depan Gemilang di Sektor Perikanan dan Kelautan

Karena itu, diperlukan organisasi profesi yang solid dan adaptif agar mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta inovasi teknologi di berbagai daerah.

Suparlan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pacitan menegaskan, insinyur Indonesia harus berkembang dengan visi besar agar mampu menjawab tantangan pembangunan modern yang semakin kompleks.

“Insinyur Indonesia harus berkembang dengan visi yang besar,” katanya.

Ia menilai, peran insinyur tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur, namun juga menjadi bagian penting dalam pengembangan industri, teknologi, tata ruang, ketahanan pangan, energi, hingga penguatan ekonomi daerah.

Baca Juga:
Berawal dari Resah Kasus Pelecehan, S-Jek Hadirkan Ojek Khusus Perempuan di Malang Raya

Menurut Suparlan, keberadaan insinyur harus mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. 

Karena itu, peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan sinergi antarinsinyur menjadi hal yang penting untuk terus diperkuat melalui forum organisasi seperti Muswil PII.

Muswil PII Jawa Timur 2026 sendiri akan diikuti delegasi insinyur dari berbagai daerah di Jawa Timur. 

Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, forum tersebut juga menjadi momentum pemilihan Ketua PII Wilayah Jawa Timur periode 2026–2029.

Terdapat tiga nama yang masuk dalam bursa calon ketua, yakni Dr. Ir. Gentur Prihantono Sandjoyo Putro, ST., SH., MT., MH., IPU Asean Eng., Prof. Dr. Ir. Bambang Sujanarko, MM, IPU., dan Prof. Ir. Muhammad Sigit Darmawan, M.Eng.Sc., Ph.D, IPU, Asean Eng., ACPE.

Ketiganya disebut memiliki pengalaman dan rekam jejak di bidang keinsinyuran maupun organisasi profesi.

PII Cabang Pacitan berharap Muswil kali ini mampu menghasilkan kepemimpinan yang visioner dan mampu membawa organisasi semakin berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

"Dengan semakin kuatnya peran organisasi profesi, para insinyur diharapkan mampu menjadi motor penggerak inovasi dan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global yang terus berkembang," pungkasnya. (*)