Ketua PDIP Kabupaten Probolinggo Tolak Pilkada Lewat DPRD: Pengkhianatan Kedaulatan Rakyat

Jurnalis: Ponirin
Editor: Aziz Mahrizal

7 Jan 2026 17:04

Thumbnail Ketua PDIP Kabupaten Probolinggo Tolak Pilkada Lewat DPRD: Pengkhianatan Kedaulatan Rakyat
Khairul Anam Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo. (Foto: Ponirin Mika/Ketik.com)

KETIK, PROBOLINGGO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menolak keras wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD. Partai berlambang banteng moncong putih ini menilai mekanisme tersebut sebagai langkah mundur bagi demokrasi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, menegaskan bahwa wacana tersebut merupakan pengkhianatan terhadap kedaulatan rakyat.

"Kami dengan tegas menolak wacana Pilkada dipilih oleh DPRD. Hal tersebut merupakan pengkhianatan terhadap kedaulatan rakyat dan kemunduran serius bagi demokrasi kita," ujar Anam dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 7 Januari 2026.

Menurut Anam, Pilkada langsung merupakan buah dari perjuangan reformasi. Memberikan hak sepenuhnya kepada rakyat untuk menentukan pemimpin mereka sendiri. 

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Ia menilai, menyerahkan kembali hak suara kepada "segelintir elite" di DPRD akan menutup ruang partisipasi publik dan merampas hak politik warga negara.

"Ketika hak memilih dicabut, maka yang tersisa hanyalah transaksi kekuasaan, bukan legitimasi rakyat. Kebijakan ini bukan solusi, melainkan langkah menuju oligarki politik," jelasnya.

Wacana perubahan mekanisme Pilkada ini kembali mencuat. Dasar alasannya mengenai biaya politik tinggi dan potensi konflik sosial dalam Pilkada langsung. Namun, data menunjukkan pandangan yang kontras.

Berdasarkan Putusan MK Nomor 55/PUU-XVII/2019, ditegaskan bahwa desain pemilihan umum di Indonesia harus tetap menjamin partisipasi rakyat secara luas.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Sementara, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pemilu merupakan salah satu indikator utama naiknya Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Peralihan ke DPRD dikhawatirkan akan menjatuhkan skor IDI secara signifikan.

Meski Pilkada melalui DPRD dianggap lebih hemat biaya penyelenggaraan, aktivis antikorupsi seringkali memperingatkan risiko politik uang di ruang tertutup. Hal itu justru yang jauh lebih sulit dipantau dibandingkan dengan pengawasan publik pada Pilkada langsung.

Selanjutnya, Anam menekankan bahwa pemimpin daerah harus lahir dari suara rakyat di akar rumput, bukan dari hasil negosiasi di ruang tertutup. Baginya, semangat reformasi dan amanat konstitusi adalah harga mati yang tidak boleh dinegosiasikan.

"Menolak Pilkada langsung berarti menolak semangat reformasi. Rakyat berhak memilih pemimpinnya sendiri. Demokrasi tidak boleh dinegosiasikan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Seabad NU, Wagub Emil Apresiasi Nahdliyin Jatim Himpun Rp3,87 Miliar untuk Korban Bencana

Baca Selanjutnya

Mesin Hand Traktor Disperta-KP Hilang, Polres Sampang Lakukan Penyelidikan Intensif

Tags:

PDIP Kabupaten Probolinggo Tolak Pilkada oleh DPRD PDI perjuangan kabupaten probolinggo pdi perjuangan probolinggo pilkada PDIP

Berita lainnya oleh Ponirin

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

29 Maret 2026 20:31

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

29 Maret 2026 19:21

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

9 Maret 2026 19:21

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

9 Maret 2026 09:32

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

6 Maret 2026 21:15

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

Lepas Ribuan Santri Mudik, Ning Iah Bekali 5 Hal Utama Saat Pulang Kampung

6 Maret 2026 09:20

Lepas Ribuan Santri Mudik, Ning Iah Bekali 5 Hal Utama Saat Pulang Kampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar