Kesiapan Kaum Muda Hadapi Tantangan Kerja pada Abad 21

Editor: Marno

23 Jul 2024 02:10

Thumbnail Kesiapan Kaum Muda Hadapi Tantangan Kerja pada Abad 21
Oleh: Tubagus Arie Rukmantara

Kaum muda (10-19 tahun) Surabaya menghadapi tantangan terkait isu pekerjaan di masa depan. Saat ini secara global kaum muda menghadapi tantangan tersebut.

Perkembangan teknologi, perubahan iklim, globalisasi, dan perubahan pasar tenaga kerja memberikan tantangan yang berbeda bagi generasi saat ini dibandingkan generasi sebelumnya. 

Surabaya adalah rumah bagi sekitar 440,667 kaum muda (Data BPS Surabaya 2022), angka ini akan lebih besar mengingat pada tahun 2023 terjadi peningkatan jumlah penduduk sekitar 1,3% di Surabaya. Kita harus mempersiapkan kaum muda ini agar dapat bersaing secara lokal dan global di pasar kerja. 

United Nations Children's Fund (Unicef) mendorong pemerintah, pemangku kepentingan dan kaum muda untuk dapat meningkatkan keterampilan abad 21. Jenis keterampilan abad 21 yang dimaksud antara lain ketrampilan dalam berfikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi, negosiasi dan bekerja sama, self-management atau kemandirian, resilience (kemampuan untuk bangkit kembali), pendidikan digital dan kewirausahaan. 

Baca Juga:
Menanti Sentuhan Tangan Dingin Ketum Baru Persiga Trenggalek, "On Fire"?

Unicef berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam:

- Penyediaan konten pembelajaran abad 21, 

- Peningkatan kapasitas guru dan tenaga pengajar untuk metode pembelajaran yang mendorong peningkatan ketrampilan abad 21 bagi kaum muda dan terakhir 

- Mempersempit atau menutup kesenjangan gender akan keterampilan Science, Technology, Engineering and Mathematic (STEM) bagi kaum remaja perempuan. Kesenjangan gender dalam pendidikan STEM sangat mencolok di pendidikan tinggi, di mana hanya 35 persen siswa perempuan yang terdaftar di bidang yang berhubungan dengan STEM secara global 

Baca Juga:
Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Kesenjangan gender pada STEM sangat perlu diatasi mengingat bahwa ILO memperkirakan sekitar 56% pekerjaan di Indonesia akan mengalami tranformasi digital atau automation. Ini akan mempengaruhi sekitar 60 juta pekerja. Oleh sebab itu kita juga harus membekali kaum remaja perempuan kita dengan ketrampilan digital dan STEM. Diperkirakan kaum wanita 20% lebih tinggi kehilangan pekerjaan dengan adanya “automation” ini dibanding kaum lelaki jika partisipasi wanita di dunia STEM tidak didorong. 

Unicef saat ini bekerja sama dengan Pemerintah Jawa Timur khususnya Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk peningkatan Pendidikan abad 21 dan Pendidikan digital bagi siswa double track. 

Pada tahun 2023-2024 kami mendukung pemerintah untuk memberikan pembelajaran ini kepada sekitar 2040 siswa, 50% di antaranya adalah anak perempuan. 

“Ada mitos atau anggapan umum bahwa pelajaran teknologi dan mesin itu hanya untuk anak lelaki, sehingga kami kaum perempuan tanpa sadar mimilih untuk tidak mengambil jurusan tersebut atau mencari tahu lebih lanjut terkait hal teknologi dan mesin. Pada saat kami diminta atau di dorong untuk berpartisipasi, kami baru tersadar, oh iya yah kami juga bisa” – siswa SMA, 16 tahun – perempuan, Malang. 

“Anak perempuan itu bisa untuk berpartisipasi pada bidang teknologi dan mesin. Jika dilihat pada nilai mata pelajaran matematika, IPA, IT, tidak ada perbedaan mencolok antara anak laki-laki dan perempuan, jadi kurangnya partisipasi anak perempuan pada bidang STEM menurut saya karena ada anggapan bahwa ini hanya untuk anak lelaki, sama seperti anggapan bahwa jurusan tata busana hanya untuk anak perempuan” - guru, 45 tahun - Malang. (*)

*) Tubagus Arie Rukmantara adalah Kepala Perwakilan Unicef Wilayah Jawa dan Bali

**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

***) Karikatur by Rihad Humala/Ketik.co.id

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

* Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id.

* Berikan keterangan OPINI di kolom subjek

* Panjang naskah maksimal 800 kata

* Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP

* Hak muat redaksi.

 

Baca Sebelumnya

2025 Dihapus, Adhi Karyono Akui Belum Temukan Solusi Nasib 24 Ribu PTT dan Honorer Pemprov Jatim

Baca Selanjutnya

PLN Setor Dividen Rp3,09 Triliun ke Negara di Tahun 2024

Tags:

Hari Anak 2024

Berita lainnya oleh Marno

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

9 April 2026 18:20

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

6 April 2026 10:15

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik  Festival Film di Prancis

1 April 2026 18:40

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik Festival Film di Prancis

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

31 Maret 2026 15:29

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

17 Maret 2026 20:36

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

16 Maret 2026 21:05

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar