Kepalang Tanggung Timnas Indonesia U-17, Jadi yang Terbaik Asia, Kenapa Tidak?

Jurnalis: Agus Riyanto
Editor: Muhammad Faizin

13 Apr 2025 16:06

Thumbnail Kepalang Tanggung Timnas Indonesia U-17, Jadi yang Terbaik Asia, Kenapa Tidak?
Oleh: Agus Riyanto*

Tidak hanya sukses mengukir sejarah lolos Piala Dunia untuk pertama kali melalui babak kualifikasi, Indonesia juga mencatatkan diri sebagai duta Asean di level tertinggi sepak bola dunia untuk U-17. Bahkan, tim sekelas Australia yang juga masuk di AFF tak mampu berbuat banyak berebut tiket Pildun.

Hebatnya, Indonesia merupakan tim bersama Uzbekistan yang berhasil meraih poin sempurna saat melakoni babak penyisihan. Menyapu bersih tiga laga pertandingan.

Meskipun sudah dipastikan lolos Pildun, Indonesia masih akan melakoni babak selanjutnya, yakni babak perempat final melawan Korea Utara Senin 14 April 2025. Sekaligus membuka peluang untuk menjadi yang terbaik di Asia, juara!.

Perjuangan menuju juara tidak lah mudah. Tim-tim hebat asia sudah menunggu. Ada Korsel, Saudi Arabia, Uzbekistan, Jepang, UEA, dan Oman. Kepalang tanggung, anak asuh Nova Arianto terlanjur on fire. Sayang jika momentum ini dibiarkan begitu saja.

Baca Juga:
Menanti Sentuhan Tangan Dingin Ketum Baru Persiga Trenggalek, "On Fire"?

Nama besar negara-negara kuat di Asia bukan alasan untuk menyurutkan semangat meraih hasil terbaik di Asia. Tidak ada istilah dibawah bayang-bayang. Jepang saja kesulitan mengalahkan Vietnam, bahkan hanya mampu bermain imbang 1-1.

Pun demikian Korsel, menyerah ditangan Indonesia. Ini semakin mempertegas kalkulasi peluang Indonesia meraih yang terbaik. Pendeknya, kalau toh mungkin bisa meraih double winner, juara dan lolos Pildun.

Jika melihat tim-tim yang lolos ke babak perempat final, sangat mungkin Indonesia tidak termasuk yang diunggulkan. Jepang, Arab Saudi, Korsel, dan Uzbekistan lah yang diunggulkan. Hal ini mungkinkan dengan berkaca pada reputasi tim seniornya dibanding Indonesia.

Bola itu bundar. Segala kemungkinan bisa terjadi. Kegagalan Iran dan Australia dibabak penyisihan semakin mempertegas jika hitungan secara matematis terkadang tidak relevan. Tak terkecuali Indonesia sukses benamkan Korsel 1-0 dibabak penyisihan.

Baca Juga:
Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Jika melihat kualitas materi pemain Indonesia tidaklah terlalu jauh berbeda dengan 8 tim peserta babak perempat final. Hanya saja faktor postur tubuh yang menjadi pembeda. Tapi itu bukanlah hal yang terlalu signifikan. Yaman, Afganistan, dan Korsel lebih unggul secara postur tubuh, faktanya juga tidak berdaya. Kecepatan dan skill para pemain Indonesia cukup untuk mengkonversi kalah postur tubuh menjadikan sebuah kemenangan.

Bertemu Korut di babak perempat final sejatinya bukanlah hal sulit. Selain tak setangguh Korsel, prestasi Korut tidaklah begitu mentereng di level Asia. Bahkan bukan termasuk tim unggulan. Sehingga, peluang menang cukup terbuka lebar, sekaligus mengunci tiket semi final.

Jepang, Korut, dan Korsel yang berasal dari benua Asia Timur memiliki gaya permainan yang hampir mirip. Long pass menjadi senjata utama dengan mengandalkan kecepatan kedua sayapnya. Mungkin hanya Jepang yang mulai merubah gaya permainan tersebut dengan tiki taka ala Jepang.

Mungkin yang perlu digarisbawahi adalah konsistensi coach Nova dalam menerapkan taktik dengan lawan yang berbeda. Taktik lebih menjaga kedalaman dan taktik bermain terbuka. Misalnya, taktik saat melawan Korsel dan taktik melawan Yaman. Selain itu, menjaga komunikasi antar pemain yang sudah berjalan dengan baik patut untuk dipertahankan.

Pasukan Garuda Muda memang tak perlu diragukan lagi terkait daya juang dan totalitas bermain. Apalagi stamina para pemain juga lumayan bagus. Ini akan menjadi modal penting untuk meraih asa menjadi yang terbaik di Asia, semoga. 

*) Agus Riyanto adalah Jurnalis senior Ketik.co.id yang saat ini bertugas di Biro Trenggalek.

**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

***) Karikatur by Rihad Humala/Ketik.co.id

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

  • Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id.
  • Berikan keterangan OPINI di kolom subjek
  • Panjang naskah maksimal 800 kata
  • Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP
  • Hak muat redaksi.(*)

Baca Sebelumnya

Mahasiswa UIN Malang Perkosa Mahasiswi UB, Rektor Buka Suara

Baca Selanjutnya

Mudahkan Akses Perkebunan, Pemdes Sawadai Halsel Gelar Kerja Bakti Pembukaan Badan Jalan Tani

Tags:

Opini :kepalang tanggung Timnas Indonesia u 17 jadi yang terbaik Asia kenapa tidak opini Agus Riyanto Patrick Kluivert

Berita lainnya oleh Agus Riyanto

Trenggalek Raih Double Winner TOP BUMD 2026

14 April 2026 18:52

Trenggalek Raih Double Winner TOP BUMD 2026

Menanti Sentuhan Tangan Dingin Ketum Baru Persiga Trenggalek, "On Fire"?

14 April 2026 17:10

Menanti Sentuhan Tangan Dingin Ketum Baru Persiga Trenggalek, "On Fire"?

Rangkaian Muscab, PKB Trenggalek Gelar Penghijuan di Desa Depok Bendungan Usung Spirit "Partai Hijau"

5 April 2026 17:43

Rangkaian Muscab, PKB Trenggalek Gelar Penghijuan di Desa Depok Bendungan Usung Spirit "Partai Hijau"

Ketua Paguyuban Tosan Aji Parikesit Trenggalek Layangkan Somasi, Persoalkan Keberadaan Showcase

4 April 2026 08:04

Ketua Paguyuban Tosan Aji Parikesit Trenggalek Layangkan Somasi, Persoalkan Keberadaan Showcase

Pemkab Trenggalek Tunjuk 8 Pejabat Pelaksana Tugas, Begini Kata Sekda Edi

3 April 2026 12:28

Pemkab Trenggalek Tunjuk 8 Pejabat Pelaksana Tugas, Begini Kata Sekda Edi

Lantik 8 Pejabat Eselon II dan Direktur Tirta Wening, Ini Pesan Tegas Bupati Trenggalek Mas Ipin!

3 April 2026 11:00

Lantik 8 Pejabat Eselon II dan Direktur Tirta Wening, Ini Pesan Tegas Bupati Trenggalek Mas Ipin!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar