Kekeringan Mulai Landa Pacitan, Warga Belum Ajukan Permintaan Air Bersih

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

27 Mei 2024 07:40

Thumbnail Kekeringan Mulai Landa Pacitan, Warga Belum Ajukan Permintaan Air Bersih
Warga Desa Klesem Pacitan yang tengah menghemat air di dalam bak-bak penyimpanan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Kekeringan mulai melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kondisi itu mulai berdampak pada ketersediaan air bersih.

Seperti yang dialami sejumlah warga di Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung.

Akibat kekeringan, stok air di beberapa sumur warga kian menipis. Warga terpaksa mencari air di sumber air lain, seperti sungai atau mata air.

"Ya blandong di sungai, sementara kalau di Desa Klesem bagian RT 002 RW 006, Dusun Duren, sekitar lima rumah sudah merasakan kesulitan mencari air," ungkap warga setempat, Suprapti (30), Senin (27/5/2024).

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Krisis air bersih ini dipicu minimnya curah hujan selama beberapa pekan terakhir." Baru permulaan mungkin ya, awal musim kemarau," ujarnya kepada Ketik.co.id.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mengatakan, puncak musim kemarau kemungkinan terjadi pada Juli hingga Agustus.

"Selama periode tersebut juga diprediksi dapat terjadi suhu udara cukup tinggi di kisaran 35 sampai 36 derajat Celcius," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Juanda Surabaya juga memperkirakan bakal berlangsung hingga September.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Kendati demikian, Radite mengaku hingga saat ini belum ada permintaan air bersih ke BPBD Pacitan dari warga yang terdampak kekeringan.

"Hingga saat ini belum ada permintaan air bersih dari warga," tuturnya.

BPBD Pacitan mengimbau warga di wilayah yang rawan kekeringan untuk berhemat air dan mencari sumber air alternatif. "Ini tengah kami lakukan pemetaan wilayah yang rawan kekeringan," sergahnya.

BPBD Pacitan juga menghimbau masyarakat untuk bergotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Perlu diantisipasi, utamanya pencemaran sumber air yang digunakan untuk minum warga," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Angka Kemiskinan Kota Madiun Terendah Keempat di Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Kliring Berjangka Indonesia Gandeng BRI sebagai Bank Penyimpan Dana Margin

Tags:

pacitan Kekeringan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar