KETIK, SITUBONDO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo menggelar Kejuaraan Petanque Bupati Cup II sebagai bagian dari upaya meningkatkan pembinaan sekaligus menjaring atlet potensial di daerah.

Kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi para atlet petanque untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perkembangan olahraga petanque di Kabupaten Situbondo serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan di Situbondo, khususnya bagi atlet muda yang memiliki potensi di cabang olahraga petanque.

Pengurus Cabang (Pengcab) Petanque bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Situbondo berharap terselenggaranya kompetisi ini.

Baca Juga:
1000 Peserta Ikuti Lomba Burung Perkutut Bupati Situbondo Cup II

Selain menjadi ajang pembuktian tuan rumah, Kejurprov Seri 3 ini diproyeksikan sebagai tolak ukur kesiapan para atlet sebelum berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada bulan November mendatang, sekaligus ajang seleksi atlet daerah menuju Porprov X 2027 di Surabaya.

“Kejurprov Petanque Seri 3 di Situbondo kali ini menyedot perhatian karena menghadirkan total hadiah sebesar Rp28 juta. Nominal tersebut mencatatkan rekor sebagai hadiah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan kejuaraan petanque di Jawa Timur,” jelas Nusa Aldera, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo.

Dengan nominal hadiah yang disiapkan sebesar Rp28 juta, pihak penyelenggara berharap dapat menarik minat seluruh Pengcab maupun Pengkot Petanque se-Jawa Timur untuk mengirimkan atlet-atlet terbaiknya dalam jumlah sebanyak-banyaknya ke Situbondo.

“Guna makin mengenalkan olahraga petanque di kalangan masyarakat luas, pembinaan usia dini terus digencarkan secara rutin melalui kejuaraan antarsekolah tingkat SD dan SMP. Saat ini, pembinaan serta kegiatan rutin olahraga petanque dipusatkan di dua basecamp utama, yakni SMP Negeri 1 Panji dan SMP Negeri 1 Panarukan,” pungkas Nusa Aldera.

Baca Juga:
Trending Sepekan: Keunggulan Masjid Al Hidayah Malang dan Grebek Gunungan Tape di Tuban

Sementara itu, Yulianto Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Situbondo mengatakan, kejuaraan Open Tournament Bupati Cup II tingkat Provinsi Jawa Timur ini, merupakan ajang pembinaan sekaligus panggung pemanasan bagi para atlet petanque dari berbagai daerah.

“Turnamen tingkat provinsi ini diikuti oleh 20 kontingen. Rinciannya meliputi 18 perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Timur, ditambah tim Pusat Latihan Daerah (Puslatda) atau PON Jawa Timur, serta perwakilan dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa),” kata Yulianto.

Yulianto menjelaskan bahwa turnamen ini mempertandingkan beberapa kategori dengan target pembinaan yang spesifik Kategori Open Pelajar (Double & Triple) Difokuskan sebagai ajang persiapan dan pemantapan atlet menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan berlangsung di Ngawi, baik bagi kontingen Situbondo maupun daerah peserta lainnya.

“Kategori Open Umum (Double) ini diberdayakan sebagai persiapan awal dan tolak ukur kekuatan tim menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang,” ujar Yulianto.

Melalui kejuaraan ini, imbuh Yulianto, FOPI Situbondo berharap dapat meningkatkan kualitas kompetisi antar-atlet daerah sekaligus mengasah kesiapan mental bertanding menjelang agenda kejuaraan resmi regional. (*)