KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Selama sepekan, terhitung pada 21-26 April 2026, UB menjadi kawasan steril.

Pada hari biasa, UB sering kali dilintasi oleh masyarakat umum yang ingin mengambil rute terdekat lokasi tujuan. Namun selama pelaksanaan UTBK, diberlakukan pembatasan kendaraan yang keluar-masuk pada jam-jam tertentu.

Berikut jam buka-tutup gerbang UB pada setiap sesi pelaksanaan UTBK 2026:

  • Gerbang Veteran, Sesi 1: dibuka pukul 04.00 WIB dan ditutup pukul 08.30 WIB. Sesi 2: dibuka pukul 10.30 WIB dan ditutup pukul 13.15 WIB, dan dibuka kembali pukul 16.15 WIB. 
  • Gerbang BNI, Sesi 1: dibuka pukul 05.30 WIB dan ditutup pukul 08.30 WIB. Sesi 2: dibuka pukul 10.30 WIB dan ditutup pukul 13.15 WIB, dan dibuka kembali pukul 16.15 WIB. 
  • Gerbang Mayjen Panjaitan, Sesi 1: dibuka pukul 05.30 WIB dan ditutup pukul 08.30 WIB. Sesi 2: gerbang dibuka pukul 10.30 WIB dan ditutup pukul 13.15 WIB, dan dibuka kembali pukul 16.15 WIB. 
  • Gerbang MT Haryono/KPRI, Sesi 1: dibuka pukul 04.00 WIB dan ditutup pukul 08.30 WIB. Sesi 2: dibuka pukul 10.30 WIB dan ditutup pukul 13.15 WIB, dan dibuka kembali pukul 16.15 WIB. 
  • Gerbang Watugong, untuk akses keluar kendaraan buka pukul 05.30-20.00 WIB.

Direktur Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik, Rosihan Asmara, menjelaskan, akses kendaraan yang masuk ke kampus UB sangat dibatasi. Bahkan orang tua hanya diperkenankan mengantar tanpa boleh menunggu hingga selesai ujian.

“Orang tua boleh mengantar, tetapi harus langsung keluar. Tidak boleh menunggu karena jalur harus tetap steril,” ujarnya, Rabu, 22 April 2026.

Baca Juga:
Hari Pertama UTBK, UB Malang Pastikan Pelaksanaan Ujian Aman Tanpa Gangguan Teknis

Begitu pula dengan sivitas akademika UB dan masyarakat umum yang tidak memiliki kepentingan, telah diimbau agar menunda kunjungan ke kampus selama pelaksanaan UTBK. Hal tersebut dilakukan demi memastikan keamanan pelaksanaan UTBK.

“Tujuannya demi keamanan, kelangsungan, dan kesuksesan UTBK sebagai kegiatan nasional yang hanya berlangsung setahun sekali,” lanjutnya.

Tak hanya itu, UB juga mengerahkan 93 personel dari Subdivisi Keamanan dan Ketertiban untuk bersiaga di 17 titik lokasi ujian. Kepala Sibdivisi Keamanan dan Ketertiban UB, Mohammad Bisri, menyebut pengawasan juga dilakukan dengan memanfaatkan pantauan CCTV. 

“Kami sudah melakukan analisis terhadap 17 titik dengan 67 ruangan. Sebanyak 93 personel dibagi ke beberapa titik. Penempatan personel difokuskan pada titik-titik rawan, dan akan didukung pengawasan elektronik,” jelasnya. (*)

Baca Juga:
Waspada Kamera di Behel Gigi, Panitia UTBK UM 2026 Wajibkan Peserta Pakai Masker